Mossad dikenal luas sebagai badan intelijen nasional Israel yang bertanggung jawab penuh atas pengumpulan informasi rahasia, operasi terselubung, serta penanggulangan terorisme global. Berdasarkan catatan sejarah, lembaga bergengsi ini berada di bawah komando langsung perdana menteri dengan kekuatan personel mencapai ribuan orang.
Berdasarkan laporan arsip, pembentukan badan intelijen ini diinisiasi oleh perdana menteri pertama Israel yaitu David Ben-Gurion pada bulan Desember 1949. Tujuannya adalah menciptakan satu pusat koordinasi terpadu guna meningkatkan kerja sama antarlembaga keamanan yang sudah ada sebelumnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan tim redaksi, struktur organisasi Mossad dirancang sangat tertutup dengan pembagian divisi khusus yang dipimpin oleh pejabat setara mayor jenderal. Uniknya, lembaga ini memiliki jaringan pendukung sukarela luar biasa di berbagai belahan dunia yang membantu kelancaran logistik operasional mereka.
Mengutip analisis awak media, kiprah lembaga intelijen tersebut kerap mencuri perhatian dunia internasional lewat berbagai operasi terselubung yang berdampak besar terhadap geopolitik kawasan. Sejumlah misi kontroversial hingga penangkapan tokoh buronan internasional berhasil dijalankan meski beberapa di antaranya menuai kecaman diplomatik.
Penjelasan mendalam mengenai rekrutmen internal menunjukkan bahwa instansi ini menerapkan seleksi ketat untuk mencari talenta terbaik di bidang teknologi siber maupun operasional lapangan. Kombinasi kerahasiaan tinggi dan strategi taktis menjadikan lembaga tersebut sebagai salah satu dinas spionase paling berpengaruh di muka bumi.