Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Sri Slamet Sumarwoto, Seniman...
BERITA

Profil Sri Slamet Sumarwoto, Seniman Peran dan Pelawak Indonesia

By Redaksi Kabayan News 3 min read 21 Agustus 2026
Sri Slamet Sumarwoto atau Marwoto Kawer dalam sebuah penampilan seni

Sri Slamet Sumarwoto atau Marwoto Kawer dalam sebuah penampilan seni

Sri Slamet Sumarwoto, yang lebih dikenal dengan nama panggung Marwoto atau Marwoto Kawer, adalah seorang pemeran dan pelawak berkebangsaan Indonesia. Beliau lahir di Yogyakarta pada 21 Oktober 1952 dan telah mendedikasikan hidupnya dalam dunia seni peran selama puluhan tahun.

Peran utama beliau dalam dunia hiburan mencakup keterlibatan sebagai aktor layar lebar dan pelawak yang memopulerkan kesenian tradisional melalui medium media massa. Kontribusinya dianggap krusial dalam menjaga relevansi kesenian tradisional di tengah arus modernisasi.

Marwoto dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam menggabungkan unsur komedi tradisional dengan gaya bercerita modern. Kiprahnya telah menjadikannya salah satu tokoh penting dalam kancah seni pertunjukan dan industri film di Indonesia.

Artikel ini akan menguraikan secara sistematis latar belakang kehidupan, perjalanan awal karier di dunia seni pertunjukan, serta pencapaian strategis beliau dalam perfilman dan pelestarian kebudayaan di Indonesia.

Latar Belakang dan Awal Karier

Sri Slamet Sumarwoto lahir di Yogyakarta pada tanggal 21 Oktober 1952. Sedari muda, beliau telah menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap dunia seni pertunjukan yang tumbuh subur di wilayahnya.

Perjalanan kreatif beliau dimulai pada tahun 1968 dengan terlibat aktif dalam kelompok teater keliling atau tobong bernama Wargo Utomo yang berbasis di Klaten. Dalam kelompok tersebut, beliau menempuh proses belajar dari jenjang kru panggung hingga menjadi seorang penata silat dan pemain peran.

Pengalaman di panggung tobong menjadi fondasi utama bagi pembentukan karakter dan kemampuan improvisasi beliau. Proses panjang di lingkungan seni tradisional ini menempa kemampuannya dalam memahami dinamika audiens dan teknik berkomedi.

Transisi karier beliau mulai terlihat jelas ketika ia mulai merambah ke dunia profesional yang lebih luas. Pengalaman dari panggung rakyat ini menjadi bekal yang sangat berharga saat beliau mulai meniti karier sebagai aktor profesional di luar lingkup teater keliling.

Karier dan Pencapaian

Karier profesional Marwoto di layar lebar dimulai pada tahun 1982 melalui perannya dalam film berjudul Roro Mendut. Sejak saat itu, beliau terus aktif membintangi berbagai judul film hingga era modern, seperti Laskar Pemimpi (2010), Soegija (2011), Cinta Laki-Laki Biasa (2016), serta film terbaru seperti Cocote Tonggo (2025) dan Sekawan Limo 2 (2026).

Pada tahun 1994, beliau mendirikan lembaga independen bernama Marwoto Enterprize sebagai wadah untuk melestarikan kesenian tradisi secara berkelanjutan. Komunitas ini kemudian bertransformasi menjadi Komunitas Ndalem Marwatan (Kondamar), yang menjadi bukti konkret dedikasi beliau dalam menjaga eksistensi seni tradisional.

Popularitas nasional beliau memuncak melalui peran strategis dalam acara televisi komedi legendaris, Ketoprak Humor. Kesuksesan di televisi tersebut menjadikannya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dari berbagai generasi sebagai seorang pelawak yang cerdas dan berbakat.

Atas dedikasi panjangnya sebagai pelaku dan pelestari seni tradisi, beliau dianugerahi Anugerah Kebudayaan oleh Gubernur DIY yang diserahkan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 18 November 2021 di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta.

Topics
tokoh aktor pelawak seni tradisional budayawan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.