Sebagaimana diwartakan oleh media, proses pemakaman seorang warga berinisial KWW di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Kamis (20/8/2026) sore berlangsung sangat dramatis dan menyedot perhatian publik.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, jenazah almarhum terpaksa harus ditangani secara khusus karena memiliki bobot mencapai 250 kilogram akibat kondisi obesitas yang dialaminya.
Mengutip keterangan dari anggota TRC BPBD Boyolali, Gembong Suroto, pihak keluarga sempat mengirimkan permohonan bantuan darurat melalui pesan singkat kepada petugas karena terkendala kondisi fisik jenazah saat hendak dimakamkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Informasi masuk melalui WhatsApp sekitar pukul 13.45 WIB. Pelapor atas nama Bapak Mamad Darmadi meminta bantuan ke BPBD Boyolali untuk membantu mengangkut jenazah ke pemakaman karena terkendala obesitas dengan berat kisaran 250 Kg," ungkap Gembong menjelaskan situasi saat itu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali langsung dikerahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasareyan Soyudho, Kiringan, Boyolali.
Proses pemakaman yang memakan waktu lebih dari satu jam tersebut menggunakan metode vertikal rescue, yakni memanfaatkan sistem katrol dan pondasi anchor dari tripod khusus untuk menurunkan jenazah ke liang lahat secara aman.
Sebelum dimasukkan ke dalam liang kubur, jenazah terlebih dahulu diangkut dari mobil menggunakan tandu bambu dan digotong secara estafet oleh puluhan orang yang terdiri dari unsur keluarga, warga setempat, serta petugas gabungan Damkar dan BPBD.