Kabar mengejutkan datang dari ajang tenis grand slam penutup musim US Open 2026 setelah petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen bergengsi tersebut. Sebagaimana diwartakan oleh media AS, keputusan berat ini terpaksa diambil oleh sang juara bertahan tahun 2024 karena ia masih harus memulihkan masalah pada lutut kanannya.
Berdasarkan laporan media tersebut, Sinner sebenarnya tidak mengalami cedera parah berdasarkan hasil pemeriksaan medis di Turin. Namun, setelah kembali mencoba berlatih di lapangan di Monte Carlo dalam beberapa hari terakhir, petenis asal Italia ini merasa kondisinya belum sepenuhnya siap untuk melakoni pertandingan kompetitif dengan intensitas tinggi.
Mengutip pernyataan resmi dari sang atlet melalui akun media sosial pribadinya, Sinner mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam karena harus melewatkan turnamen di New York yang memiliki tempat spesial di hatinya. "Meskipun saya telah bekerja keras dengan tim dan staf medis, kami harus mengambil keputusan sulit bahwa saya tidak dapat bersaing di US Open tahun ini," tulis Sinner.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAbsennya Sinner menandai kali pertama dalam kariernya ia harus melewatkan turnamen Grand Slam sejak debut di level major pada Wimbledon 2019. Langkah konservatif ini diambil agar ia tidak mengambil risiko yang dapat memperburuk kondisi fisiknya, mirip dengan pendekatan hati-hati yang sebelumnya juga diterapkan oleh rival utamanya, Carlos Alcaraz.
Dengan mundurnya Sinner dari Flushing Meadows, peta persaingan juara US Open 2026 dipastikan akan berubah drastis dan posisi unggulan teratas kini beralih kepada Alexander Zverev. Meskipun kehilangan kesempatan mempertahankan poin, Sinner dipastikan tetap akan mempertahankan takhta peringkat pertama dunia berkat selisih poin yang masih cukup jauh dari para pesaing terdekatnya.