Aksi penembakan brutal yang dilakukan oleh seorang remaja berusia 14 tahun menggemparkan Debsirin Nonthaburi School di Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada Jumat.
Berdasarkan pengamatan redaksi Kabayan News, pelaku sempat menghabisi nyawa kakek dan neneknya di kediaman mereka sebelum mendatangi sekolah untuk melancarkan serangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis awak media Kabayan News, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyatakan bahwa aksi tersebut telah direncanakan secara matang oleh pelaku.
Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, pelaku menargetkan para guru dan menggunakan senjata api jenis 9mm milik kakeknya sendiri dalam insiden berdarah tersebut.
Mengutip laporan dari media lokal, pelaku ditemukan tewas bunuh diri di lokasi kejadian setelah menghujani area sekolah dengan puluhan peluru.
Sejumlah korban luka termasuk sembilan orang dalam kondisi kritis langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pemerintah Thailand menegaskan bahwa investigasi mendalam terus dilakukan guna mengungkap motif di balik tekanan akademik dan psikologis yang dialami pelaku.