Pasar keuangan global dikejutkan oleh lonjakan signifikan saham Microsoft yang melesat lebih dari 15 persen pada perdagangan hari Kamis, didorong oleh rilis kinerja keuangan kuartal keempat yang sangat memuaskan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Raksasa perangkat lunak dan komputasi awan tersebut melaporkan hasil pendapatan yang sukses mengalahkan ekspektasi para analis di Wall Street, baik dari sisi pendapatan bersih maupun laba per saham.
Salah satu penopang utama lonjakan ini adalah layanan Azure milik Microsoft yang berhasil menembus pencapaian fantastis dengan mencatatkan total pendapatan melampaui USD 100 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan.
Selain pertumbuhan pendapatan yang masif, para investor juga merasa lega karena belanja modal atau capital expenditures perusahaan tercatat sebesar USD 41 miliar, angka yang sedikit berada di bawah estimasi pasar yang sebelumnya mematok di kisaran USD 42 miliar.
Segmen Intelligent Cloud perusahaan turut menjadi sorotan positif setelah meraup pendapatan sebesar USD 39,3 miliar, jauh melampaui konsensus ekspektasi analis yang berada di angka USD 38,1 miliar.
Sebelumnya, sektor teknologi sempat dilanda kekhawatiran terkait agresivitas belanja modal perusahaan besar dan dampaknya terhadap arus kas bebas. Namun, kehati-hatian Microsoft dalam mengelola anggaran belanja modal tahun ini berhasil meredakan kekhawatiran tersebut dan memulihkan kepercayaan investor.