Samsung memanfaatkan teknologi AI Claude dari Anthropic untuk mendongkrak kecepatan desain chip semikonduktor hingga mencapai belasan kali lipat dari waktu normal. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah strategis ini diambil divisi System LSI Samsung guna mengatasi tantangan efisiensi kerja yang kompleks.
Berdasarkan laporan Chosun Biz, para insinyur di perusahaan tersebut mengandalkan perangkat Claude Code untuk menangani verifikasi semikonduktor serta pengembangan perangkat lunak secara umum. Sebagaimana dilaporkan, uji coba yang awalnya membutuhkan waktu lebih dari sebulan berhasil dipangkas drastis menjadi hanya dua hari saja.
"Pekerjaan verifikasi lingkungan sistem dan pengujian yang biasanya memakan waktu lebih dari satu bulan berhasil diselesaikan dalam waktu dua hari berkat bantuan AI," tulis laporan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePenggunaan teknologi canggih ini sangat krusial mengingat divisi System LSI memiliki jumlah tenaga kerja jauh lebih sedikit dibandingkan para pesaing utamanya di industri global. Berdasarkan analisis Kabayan News, ketimpangan jumlah karyawan antara Samsung dan rival seperti Qualcomm dapat diatasi melalui peningkatan produktivitas berbasis otomatisasi AI.
Kendati demikian, pihak perusahaan tetap menempatkan peran manusia dalam pengawasan penuh guna mengantisipasi potensi kesalahan instruksi atau perubahan kode yang tidak disengaja oleh sistem. Keterlibatan insinyur memastikan setiap hasil kerja AI divalidasi dengan ketat sebelum diterapkan secara resmi pada produk semikonduktor masa depan.