Siswa Thailand berlindung di dalam kelas saat seorang pelajar membuka tembakan di Debsirin Nonthaburi School luar Bangkok pada Jumat, 7 Agustus 2026. Berdasarkan laporan pihak berwenang, insiden mencekam tersebut merenggut nyawa sedikitnya lima orang korban jiwa termasuk guru dan murid.
Berdasarkan penyelidikan kepolisian, pelaku berusia 14 tahun merupakan siswa dari sekolah tersebut. Sebelum melancarkan aksinya di sekolah, pelaku terlebih dahulu membunuh kakek dan neneknya sendiri di rumah mereka pada Jumat pagi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTragedi berdarah ini tercatat sebagai pembunuhan massal terburuk di negara Asia Tenggara tersebut sejak tahun 2022. Aparat kepolisian setempat mengonfirmasi senjata api digunakan pelaku merupakan milik sang kakek.
Dari pengamatan redaksi, insiden ini memicu kepanikan luar biasa di lingkungan pendidikan setempat serta menjadi sorotan tajam terkait keamanan kepemilikan senjata api. Penegak hukum terus mendalami motif di balik aksi brutal dilakukan remaja tersebut.