Para penggemar game klasik Okami kini bisa bernapas lega. Soundtrack epik dari game bergaya lukisan tinta Jepang ini kembali dirilis dalam format vinyl edisi spesial untuk merayakan ulang tahun ke-20.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Awalnya dirilis pada 2006, Okami mengisahkan petualangan Amaterasu, dewi matahari Jepang yang berwujud serigala putih legendaris, dalam misi mengalahkan Orochi, iblis berkepala delapan. Game ini menjadi salah satu judul terakhir untuk PlayStation 2 sebelum PS3 hadir pada 2007.
Meski penjualan awalnya lambat, Okami berhasil meraih pujian kritis dan mendapatkan basis penggemar setia. Pada 2017, versi remastered-nya dirilis untuk memperkenalkan game ini kepada generasi baru pemain.
Untuk merayakan dua dekade Okami, label rekaman Data Discs bekerja sama dengan Capcom menghadirkan ulang komposisi orkestra dari Masami Ueda, Hiroshi Yamaguchi, Rei Kondoh, dan Akari Groves dalam kemasan vinyl mewah.
Data Discs menggambarkan musik Okami sebagai perwujudan sempurna dari keindahan kreatif game dengan tema pemulihan dan tekad. Menggunakan instrumen tradisional Jepang dan terinspirasi cerita rakyat, skor musik ini bergerak antara ketenangan dan bahaya, warna dan kegelapan.
Koleksi vinyl 4LP ini dilengkapi dengan buku seni 40 halaman serta cetakan seni litograf dua sisi yang menampilkan ilustrasi orisinal dari arsip Capcom. Edisi ini dijual dalam kemasan slipcase hardboard dengan vinyl bening berwarna es.
Data Discs mengumumkan ketersediaan pre-order melalui akun X mereka pada 30 Januari 2026. Namun, stok di Data Discs telah habis terjual. Para kolektor masih bisa memesan melalui Fangamer yang menjadi mitra distribusi untuk edisi spesial ini.
Kabar gembira lainnya, Capcom sedang mengembangkan sekuel Okami. Pengumuman ini disampaikan pada 2024 dengan janji petualangan baru bersama Amaterasu. Meski masih membutuhkan waktu, para penggemar di seluruh dunia sudah tidak sabar menantikan kelanjutan kisah epik ini.