Teknologi MirrorMark diprediksi menjadi metode baru watermarking teks yang diadopsi oleh AI Claude buatan Anthropic untuk menandai setiap keluaran teks.
Berdasarkan analisis, MirrorMark bekerja dengan cara mencerminkan proses pengambilan sampel acak yang melekat pada pembuatan teks Large Language Model atau LLM tanpa merusak kualitas bahasa.
Sistem ini menggunakan Context-Anchored Balanced Scheduler atau CABS untuk menyematkan pola statistik tersembunyi yang tahan terhadap penyuntingan, penghapusan, hingga parafrase teks.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengembangan MirrorMark sendiri berasal dari peneliti George Mason University yang tergabung dalam entitas komersialisasi InvisibleID untuk melisensikan teknologi tersebut kepada industri.
Langkah Anthropic memperbarui halaman transparansi semakin menguatkan indikasi kesiapan perusahaan dalam menerapkan regulasi hukum terkait pelacakan konten kecerdasan buatan.