Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Bandara Kertajati Tak Ditinggal...
EKONOMI

Bandara Kertajati Tak Ditinggal Meski Bandara Husein Direaktivasi

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 22 Juli 2026
Suasana Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka

Suasana Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Majalengka

Rencana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara di Bandung untuk melayani penerbangan pesawat jet sempat memicu kekhawatiran terkait nasib Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Namun, Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bandara megah tersebut tidak akan ditinggalkan begitu saja.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pihak Kementerian Perhubungan bersama Pemprov Jabar sedang menyusun skenario terbaik agar Bandara Kertajati tetap memiliki peran strategis dalam peta penerbangan nasional maupun pengembangan wilayah.

Dudy menjelaskan bahwa skema masa depan Kertajati telah dibahas secara intensif bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya, pemerintah pusat tidak hanya fokus pada pembukaan kembali penerbangan komersial di Bandara Husein, tetapi juga merancang fungsi baru untuk Kertajati.

"Keterkaitan dengan Bandara Kertajati, Pak Gubernur juga sudah mengambil langkah-langkah berbicara dengan Pemerintah Pusat, bagaimana menyikapi Bandara Kertajati berkaitan dengan pembukaan kembali Bandara Husein," kata Dudy saat ditemui di Bandung pada Rabu (22/7/2026).

Menhub berkeyakinan kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat akan menghasilkan solusi optimal yang memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. "Dan saya yakin Pemerintah Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat akan memikirkan yang terbaik untuk Bandara Kertajati dan juga untuk Pemerintah Daerah Jawa Barat," tutur Dudy.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membeberkan rencana besar untuk mengalihkan fokus keberadaan Bandara Kertajati. Bandara di Kabupaten Majalengka tersebut bakal diproyeksikan menjadi pusat industri pertahanan nasional, khususnya untuk mendukung operasional armada pesawat militer.

"Untuk Kertajati, kita memang sudah terus melakukan pembicaraan termasuk dengan Pak Presiden waktu di Karawang, bahwa kita berharap Bandara Kertajati itu menjadi pusat industri pertahanan dalam negeri. Jadi digunakan untuk pesawat-pesawat militer," ungkap Dedi.

Dedi menambahkan, pengembangan kawasan industri pertahanan tersebut nantinya akan mengintegrasikan berbagai BUMN strategis, termasuk PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan PT Pindad. "Dan kemudian kita berharap juga seluruh industri pertahanan dalam negeri, termasuk di PTDI, Pindad, gitu kan. Nah sekarang itu PTDI, nanti semuanya berpusat di Kertajati. Dan nanti Husein fokus menjadi bandara komersial," jelasnya.

Kendati bakal difokuskan sebagai ekosistem industri pertahanan dan militer, Dedi menegaskan Kertajati tetap mempertahankan peran sipilnya, terutama dalam melayani angkutan penerbangan haji dan umrah. "Informasi ya, nanti biar tidak menjadi salah persepsi. Untuk kegiatan haji dan umrah tetap menggunakan Kertajati," pungkas Dedi.

Topics
bandara kertajati bandara husein sastranegara dedi mulyadi dudy purwagandhi jawa barat industri pertahanan ptdi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.