Bursa saham global bergerak variatif pada perdagangan Rabu sementara harga minyak dan emas mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, para investor di berbagai belahan dunia saat ini tengah bersiap menanti rilis data inflasi penting dari Amerika Serikat.
Mengutip laporan pasar keuangan internasional, harga minyak mentah Brent naik 0.9 persen menjadi 89.67 dolar Amerika Serikat per barel. Sementara itu, minyak mentah acuan Amerika Serikat turut menguat 0.9 persen ke level 83.98 dolar Amerika Serikat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Logam mulia emas juga mencatatkan kenaikan sebesar 0.8 persen hingga menyentuh angka 4,400.44 dolar Amerika Serikat per ons," tulis laporan tersebut dalam perdagangan awal hari Rabu.
Sentimen pasar turut dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah serta perkembangan pembicaraan damai dengan Iran yang masih membayangi jalur pasokan energi global. Di sisi lain, bursa saham Asia menunjukkan pergerakan beragam di mana indeks Kospi Korea Selatan melesat lebih dari 4 persen berkat dorongan sektor chip.
Pelaku pasar global kini memusatkan perhatian penuh pada data inflasi bulanan Amerika Serikat guna memperkirakan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.