Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Bursa Saham Amerika Serikat Merosot,...
INTERNASIONAL

Bursa Saham Amerika Serikat Merosot, Konflik Iran Picu Lonjakan Minyak

By Dewi Lestari • 2 min read • 12 Agustus 2026
Grafik pergerakan bursa saham Amerika Serikat dan harga minyak dunia akibat konflik

Grafik pergerakan bursa saham Amerika Serikat dan harga minyak dunia akibat konflik

Pasar saham Amerika Serikat merosot di tengah lonjakan harga minyak mentah yang dipicu oleh konflik berkepanjangan dengan Iran, sementara para pelaku pasar menanti data ekonomi terbaru dari pemerintah. Berdasarkan laporan Business Standard, indeks utama Wall Street kompak melemah seiring kekhawatiran investor terhadap potensi kenaikan inflasi lanjutan.

Indeks S&P 500 turun 0,3 persen menyusul penurunan moderat sehari sebelumnya, sementara Dow Jones Industrial Average merosot 184 poin atau 0,3 persen. Tidak ketinggalan, komposit Nasdaq juga mengalami tekanan sebesar 0,6 persen akibat aksi jual di berbagai sektor.

Pergerakan harga minyak dunia mencatatkan volatilitas tinggi setelah sempat menembus level USD 90 per barel pada perdagangan pagi sebelum akhirnya menetap di angka USD 88,91 per barel. Lonjakan harga energi tersebut mendorong rata-rata harga bensin di Amerika Serikat naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah Amerika Serikat dijadwalkan merilis data inflasi bulanan terbaru dengan ekspektasi penurunan tipis menjadi 3,4 persen pada Juli dari 3,5 persen di bulan sebelumnya. Menanggapi situasi ini, para pejabat Federal Reserve masih terbelah dalam menentukan arah kebijakan suku bunga acuan selanjutnya guna meredam tekanan harga.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat turut mendongkrak suku bunga KPR jangka panjang ke level tertinggi dalam setahun terakhir akibat kekhawatiran perang. Di pasar global, bursa saham di Eropa dan Asia bergerak bervariasi dengan Indeks Hang Seng di Hong Kong mencatatkan penurunan tajam sebesar 1,1 persen.

Topics
wall street bursa saham harga minyak konflik iran inflasi federal reserve ekonomi global
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.