Perusahaan IT Metrocom memperkuat pengembangan artificial intelligence serta teknologi cloud guna menghadapi siklus perubahan industri yang kini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kecepatan inovasi digital menuntut perusahaan teknologi untuk terus memperbarui kompetensi agar tidak tertinggal oleh dinamika pasar yang kompetitif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kondisi tersebut membuat perusahaan teknologi tidak bisa hanya mengandalkan teknologi dan kompetensi yang sudah dimiliki," ujar Presiden Komisaris Metrocom, Indra Pattiasina, di sela kegiatan lari Runnected28 dalam rangkaian HUT ke-28 Metrocom di Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Menurut Indra, perkembangan artificial intelligence, cloud, data, hingga teknologi quantum perlu terus dipahami karena berpotensi mengubah proses bisnis dan cara kerja perusahaan.
"Tidak ada kata-kata bahwa kita berhenti belajar. Tidak. Kita harus selalu belajar," tegasnya.
Indra menilai pembelajaran berkelanjutan dan kemampuan beradaptasi menjadi kompetensi penting bagi pekerja di industri teknologi, terutama generasi muda.
Perkembangan AI, otomatisasi, analisis data, dan layanan berbasis cloud tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga mengubah kebutuhan keterampilan di dunia kerja.
Karena itu, perusahaan teknologi dituntut tidak sekadar mengikuti tren, tetapi memahami perkembangan teknologi dan menentukan pemanfaatannya secara tepat.