Sebagaimana diwartakan oleh Media Kaltim, keberadaan videotron di Kabupaten Berau kini disorot tidak hanya sekadar berfungsi sebagai media penyebaran informasi publik, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi besar yang mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menyatakan bahwa pemanfaatan fasilitas visual tersebut harus dikelola secara maksimal agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat luas di tengah era digitalisasi yang kian masif.
Menurut Liliansyah, penyampaian informasi melalui layar videotron memiliki keunggulan tersendiri karena mampu menjangkau khalayak secara cepat dengan tampilan visual yang jauh lebih menarik dibandingkan menggunakan media konvensional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Videotron dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara cepat. Di sisi lain, keberadaannya juga dapat memperkuat citra Berau sebagai daerah yang terus mengikuti perkembangan teknologi," ujar Liliansyah sebagaimana dikutip dari laporan Media Kaltim.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi modern seperti videotron secara tidak langsung turut mendukung peningkatan literasi digital bagi masyarakat setempat dalam menerima informasi publik.
"Semoga masyarakat kita semakin terbiasa menerima dan memahami berbagai informasi publik secara digital," ucapnya.
Lebih lanjut, Liliansyah mendorong pihak pemerintah daerah agar mulai mempertimbangkan penambahan titik-titik lokasi pemasangan videotron baru, terutama di kawasan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat yang sangat tinggi.
"Langkah ini bisa memperkuat upaya pemerintah dalam membangun komunikasi dengan masyarakat," jelasnya.
Tidak hanya berhenti pada fungsi informasi, Liliansyah juga menyoroti nilai ekonomis yang menjanjikan dari keberadaan videotron jika dikelola secara profesional dan optimal oleh pihak terkait.
Ia menilai ruang tayang yang tersedia pada layar videotron tersebut sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai media promosi maupun kerja sama iklan yang bermuara pada penambahan pundi-pundi pendapatan asli daerah.
"Ke depan, videotron harus menjadi aset yang produktif, baik sebagai sarana informasi maupun sebagai pendukung peningkatan pendapatan daerah," pungkasnya sebagaimana dilansir Media Kaltim.