Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Just Eat Takeaway.com,...
EKONOMI

Profil Just Eat Takeaway.com, Raksasa Pesan Antar Makanan dari Belanda

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 1 Agustus 2026
Logo Just Eat Takeaway.com dengan latar belakang warna oranye dan putih

Logo Just Eat Takeaway.com dengan latar belakang warna oranye dan putih

Just Eat Takeaway.com N.V., raksasa layanan pesan antar makanan asal Belanda, resmi berganti kepemilikan setelah diakuisisi oleh perusahaan investasi Prosus pada Oktober 2025. Akuisisi senilai €4,1 miliar ini mengakhiri perjalanan perusahaan sebagai entitas publik independen yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Perusahaan ini didirikan oleh Jitse Groen pada tahun 2000 dengan nama Thuisbezorgd.nl. Ide bisnisnya berawal dari kesulitan Groen saat mencoba memesan makanan secara online dari restoran lokal. Awalnya ia ingin mengantarkan berbagai barang konsumen, namun menyadari bahwa pengantaran makanan memiliki permintaan tertinggi.

Pada tahun 2002, salah satu pendiri Ruben Eilander keluar karena bisnis tumbuh terlalu lambat. Groen bahkan mengandalkan pinjaman mahasiswa untuk bertahan hidup. Baru setelah internet broadband menjadi arus utama sekitar tahun 2003, bisnis mulai berkembang dan Groen memutuskan keluar dari kuliah untuk fokus mengelola perusahaan.

Perusahaan mulai mendapatkan suntikan dana segar pada 2012 sebesar €13 juta dari Prime Ventures. Pada November 2013, Takeaway.com mulai menerima pembayaran Bitcoin. Pendanaan lanjutan sebesar €74 juta diperoleh pada 2014 dari Macquarie Capital dan Prime Ventures. IPO pada 2016 meraup €328 juta dengan valuasi mencapai €993 juta.

Ekspansi global dilakukan secara agresif. Pada 2017, Pizza.be di Belgia diubah menjadi Takeaway.com. Tahun berikutnya, perusahaan mengakuisisi 10bis di Israel seharga €135 juta serta BGmenu di Bulgaria dan Oliviera di Rumania. Pada 2019, mereka membeli Lieferheld, Pizza.de, dan Foodora di Jerman dari Delivery Hero.

Momen bersejarah terjadi pada 2020 ketika Takeaway.com merger dengan Just Eat asal Inggris setelah mendapat persetujuan dari Competition and Markets Authority. Meski sempat dicegah integrasi, akhirnya merger disetujui pada 23 April 2020. Pada Juni 2020, mereka mengakuisisi Grubhub di AS senilai $7,3 miliar.

Namun nasib Grubhub berakhir tragis. Pada November 2024, perusahaan menjual Grubhub ke Wonder Group Inc hanya dengan harga $650 juta, mengalami kerugian besar dari harga beli sebelumnya. Di saat yang sama, perusahaan juga mengumumkan delisting dari Bursa Efek London karena likuiditas rendah.

Pada Februari 2025, Prosus mengumumkan tawaran akuisisi untuk Just Eat Takeaway. Proses ini rampung pada Oktober 2025. Setelah akuisisi, pendiri Jitse Groen mengumumkan akan lengser dari jabatan CEO efektif 1 Januari 2026 dan digantikan oleh Roberto Gandolfo, mantan eksekutif iFood dan Prosus Europe.

Saat ini Just Eat Takeaway.com mengoperasikan berbagai merek di 20 negara termasuk Lieferando di Jerman, Thuisbezorgd.nl di Belanda, Pyszne.pl di Polandia, 10bis di Israel, SkipTheDishes di Kanada, dan Menulog di Australia. Pelanggan dapat memesan makanan melalui aplikasi atau situs web dengan pilihan pengantaran oleh restoran atau kurir perusahaan.

Perusahaan juga pernah menjadi sponsor resmi kompetisi UEFA pada Maret 2021, termasuk UEFA Euro 2020. Namun dalam beberapa tahun terakhir, mereka menarik diri dari operasi di Norwegia, Portugal, dan Rumania sebagai bagian dari strategi efisiensi bisnis.

Topics
just eat takeaway profil perusahaan food delivery takeaway.com thuisbezorgd lieferando akusisi prosus jitse groen bisnis teknologi eropa
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.