Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Mengenal UEFA Regions' Cup, Ajang...
OLAHRAGA

Mengenal UEFA Regions' Cup, Ajang Sepak Bola Amatir Eropa

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 1 Agustus 2026
Trofi UEFA Regions' Cup, kompetisi sepak bola amatir antar wilayah di Eropa

Trofi UEFA Regions' Cup, kompetisi sepak bola amatir antar wilayah di Eropa

UEFA Regions" Cup merupakan kompetisi sepak bola yang dirancang khusus untuk tim amatir di seluruh Eropa. Turnamen ini pertama kali diadakan pada tahun 1999 dan digelar setiap dua tahun sekali atau biennial. Gelar juara edisi 2025 berhasil diraih oleh tim perwakilan Aragon dari Spanyol.

Ide pembentukan turnamen ini berawal dari tidak adanya kompetisi tingkat Eropa bagi tim amatir setelah UEFA Amateur Cup yang berlangsung dari 1966 hingga 1978 dihentikan karena minimnya minat publik dan peserta. Berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan tim nasional amatir, Regions" Cup kini menampilkan perwakilan dari wilayah atau region di masing-masing negara.

Setiap asosiasi anggota UEFA berhak mengirimkan satu tim amatir perwakilan. Syarat utamanya adalah negara tersebut harus mengadakan kompetisi amatir domestik untuk menentukan wakilnya, seperti FA Inter-League Cup di Inggris. Untuk negara kecil, UEFA mengizinkan mereka menurunkan tim nasional amatir sebagai perwakilan.

Sejauh ini, Spanyol menjadi negara paling sukses dengan koleksi empat gelar dari tiga belas edisi yang telah digelar. Dua edisi pertama turnamen ini bahkan dimenangkan oleh tim tuan rumah, menunjukkan keunggulan bermain di kandang sendiri.

Dari 55 asosiasi anggota UEFA, delapan negara belum pernah mengirimkan tim sepanjang sejarah Regions" Cup. Mereka adalah Austria, Denmark, Norwegia, Kosovo, Siprus, Islandia, Kepulauan Faroe, dan Gibraltar. Sementara itu, 32 negara berpartisipasi pada edisi perdana 1999 dengan hanya satu babak kualifikasi.

Seiring meningkatnya minat, format turnamen mengalami perkembangan. Pada 2005, UEFA menambahkan satu babak grup tambahan dan menghapus sistem play-off yang sempat diterapkan pada 2001. Kini, kompetisi melalui tiga tahap utama, yakni babak pendahuluan, babak perantara, dan putaran final.

Babak pendahuluan diikuti oleh sejumlah kecil tim yang dibagi dalam grup. Pemenang dari setiap grup melaju ke babak perantara, di mana tim dibagi menjadi delapan grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap tim saling bertemu sekali, dan juara grup berhak lolos ke putaran final.

Delapan juara grup kemudian dibagi menjadi dua grup final yang masing-masing berisi empat tim. Pemenang dari kedua grup ini bertemu di partai puncak untuk memperebutkan gelar juara. Sementara itu, peringkat ketiga diberikan kepada dua tim yang menjadi runner-up di masing-masing grup final.

Keunikan Regions" Cup terletak pada sistem penyelenggaraan pertandingan. Semua laga dalam satu grup digelar di satu wilayah tertentu, berbeda dengan sistem kandang-tandang pada umumnya. Misalnya, pada edisi 2009, seluruh pertandingan Grup 1 di babak pendahuluan dipusatkan di San Marino.

Fitur unik lainnya adalah penentuan tuan rumah putaran final yang baru ditetapkan setelah delapan tim lolos teridentifikasi. Salah satu dari wilayah yang lolos tersebut kemudian dipilih sebagai tuan rumah, menjadikan turnamen ini memiliki dinamika yang berbeda dibanding kompetisi UEFA lainnya.

Topics
uefa regions' cup sepak bola amatir eropa spanyol aragon turnamen biennial uefa kompetisi wilayah fa inter-league cup sejarah sepak bola
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.