Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Kota Seoul, Dari Ibu Kota...
EKONOMI

Profil Kota Seoul, Dari Ibu Kota Dinasti hingga Metropolitan Global

By Bambang Prasetyo 2 min read 19 Agustus 2026
Profil Kota Seoul sebagai pusat metropolitan global dan ibu kota Korea Selatan

Profil Kota Seoul sebagai pusat metropolitan global dan ibu kota Korea Selatan

Kota Seoul resmi berstatus sebagai ibu kota dan pusat metropolitan terbesar di Korea Selatan dengan populasi yang mencapai sekitar 9,6 juta jiwa pada tahun 2024. Wilayah metropolitan Seoul bersama Provinsi Gyeonggi dan Incheon telah berkembang menjadi ekonomi metropolitan terbesar keenam di dunia pada tahun 2022.

Sejarah pembentukan kota ini bermula dari tahun 18 Sebelum Masehi ketika didirikan oleh masyarakat Baekje. Pada masa Dinasti Joseon, Seoul ditetapkan secara resmi sebagai pusat pemerintahan dan dikelilingi oleh benteng pertahanan kokoh yang menjadi ciri khas tata kota masa itu.

Memasuki awal abad ke-20, wilayah ini sempat diduduki oleh Kekaisaran Jepang dan mengalami perubahan nama menjadi Keijo sebelum akhirnya hancur akibat Perang Korea. Meskipun demikian, gelombang rekonstruksi besar-besaran pascaperang berhasil menyulap kota ini menjadi pusat urbanisasi yang sangat masif.

Hingga saat ini, Seoul tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan de facto, tetapi juga menjadi motor penggerak industri teknologi, hiburan, serta kebudayaan global yang mempopulerkan gelombang Hallyu ke berbagai penjuru dunia.

Transformasi Ekonomi dan Pusat Budaya Global

Perkembangan pesat menjadikan Seoul sebagai salah satu kota paling layak huni di Asia dengan produk domestik bruto per kapita mencapai sekitar 40.000 dolar Amerika Serikat. Sejumlah perusahaan multinasional raksasa menempatkan kantor pusat mereka di kawasan ini.

Kawasan Gangnam dan Digital Media City tumbuh menjadi pusat teknologi utama yang menopang perekonomian nasional secara keseluruhan. Berbagai infrastruktur modern berpadu harmonis dengan situs-situs warisan dunia UNESCO yang tersebar di penjuru kota.

Pemerintah kota terus mengukuhkan posisi Seoul sebagai destinasi pariwisata dan tuan rumah berbagai ajang internasional bergengsi seperti Olimpiade Musim Panas 1988 serta Piala Dunia 2002. Keberhasilan ini membuktikan daya tahan serta visi jangka panjang pembangunan perkotaan.

Identitas kultural yang kuat serta inovasi tanpa henti menjadikan Seoul sebagai simbol kemajuan modernitas di kawasan Asia Timur sekaligus magnet utama bagi para pelancong dari seluruh dunia.

Topics
seoul korea selatan profil sejarah ekonomi metropolitan pariwisata asia timur
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.