Profil Martha Tilaar sebagai ratu kosmetik Indonesia bermula dari garasi sederhana di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebelum menjelma menjadi imperium bisnis kecantikan global. Berdasarkan catatan sejarah, pengusaha kelahiran Gombong ini merintis usahanya bermodal tabungan hasil bekerja di Amerika Serikat serta dukungan penuh keluarga.
Langkah besar Martha Tilaar dimulai ketika ia mendirikan salon pertama pada awal tahun 1970 setelah merampungkan studi kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, Amerika Serikat. Pengalaman merintis usaha di negeri orang membentuk ketangguhan mental serta kepekaannya dalam membaca peluang pasar industri kecantikan tanah air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengembangan bisnis kosmetik nasional semakin melesat setelah Martha Tilaar menjalin kerja sama strategis dengan pendiri Kalbe Farma, Boenjamin Setiawan dan Theresia Harsini Setiady, untuk mendirikan PT Martina Berto. Kolaborasi tersebut melahirkan merek legendaris Sariayu Martha Tilaar yang hingga kini mendominasi pasar perawatan tubuh dan kecantikan di berbagai penjuru nusantara.
Tim redaksi mencatat bahwa kesuksesan Martha Tilaar tidak diraih melalui jalan instan, melainkan buah dari riset mendalam serta kecintaannya pada ramuan tradisional warisan leluhur. Berbekal inovasi dari Martha Tilaar's Innovation Center, korporasi ini sukses menembus pasar internasional sekaligus meraih berbagai sertifikasi mutu global berstandar tinggi.
Dedikasi tinggi terhadap pemberdayaan perempuan Indonesia juga menjadi pilar penting dalam perjalanan hidup Martha Tilaar melalui pendirian yayasan khusus serta berbagai pusat pelatihan keterampilan. Kontribusi nyata tersebut mengantarkannya meraih pengakuan internasional dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atas komitmen penerapan prinsip etika bisnis berkelanjutan.