Debat SaaSpocalypse memanas di Wall Street seiring fluktuasi liar saham perangkat lunak akibat kekhawatiran masif bahwa kehadiran kecerdasan buatan menggerus nilai produk software konvensional. Akuisisi murah startup Airtable serta kejatuhan harga saham HubSpot, Datadog, dan Figma pada pekan ini memperkuat sentimen negatif investor.
"Perusahaan-perusahaan kemungkinan besar terus memanfaatkan agen coding guna membangun fungsionalitas baru sekaligus menekan harga pembaruan kontrak," ujar analis software RBC Capital Markets, Matt Hedberg, sebagaimana dikutip dari laporan CNBC.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun tekanan pasar sempat mendominasi, sejumlah emiten teknologi berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir pekan. Twilio dan Atlassian mencatat lonjakan harga saham di atas 20% usai merilis kinerja kuartalan positif, sementara Cloudflare turut menguat 5,6%.
CEO Box, Aaron Levie, memberikan respons menohok melalui media sosial X terkait performa gemilang Atlassian pada kuartal ini. Menurut analisis tim redaksi, reaksi pelaku industri menunjukkan adanya perbedaan pandangan mendalam mengenai dampak nyata agen AI terhadap berbagai kategori perangkat lunak.
Di sisi lain, tekanan terhadap raksasa software seperti Salesforce masih berlanjut akibat kekhawatiran investor bahwa alat otomatisasi dari OpenAI dan Anthropic perlahan merusak model bisnis tradisional. Pengamat pasar mencatat ETF sektor teknologi sempat mengalami kuartal terburuk sejak 2008 sebelum akhirnya berangsur pulih.