Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Washington Gelontorkan Dana...
EKONOMI

Washington Gelontorkan Dana Triliunan Rupiah untuk Perumahan

By Bambang Prasetyo 3 min read 20 Agustus 2026
Washington gelontorkan dana ratusan miliar dolar untuk program perumahan

Washington gelontorkan dana ratusan miliar dolar untuk program perumahan

Impian tradisional warga Amerika Serikat untuk memiliki rumah sendiri semakin sulit dijangkau dalam kurun waktu satu dekade terakhir, meskipun pemerintah federal telah mengalokasikan dana ratusan miliar dolar untuk berbagai program perumahan. Berdasarkan analisis terbaru dari lembaga pengawas konservatif Open The Books, ditemukan fakta bahwa harga rumah melonjak jauh melampaui pertumbuhan pendapatan rumah tangga di seluruh negara bagian selama sepuluh tahun peninjauan.

Lembaga tersebut melacak data harga rumah dan pendapatan rumah tangga di 50 negara bagian serta membandingkannya dengan pengeluaran federal, yang menghasilkan temuan bahwa tidak ada korelasi linier antara peningkatan investasi dari Department of Housing and Urban Development dengan menyempitnya kesenjangan keterjangkauan properti.

"Semakin jauh lokasi dari bakal calon situs perumahan, semakin kecil pula efektivitas atau efisiensi dari pengeluaran maupun penyesuaian regulasi yang dilakukan," ujar Wakil Presiden Komunikasi Open The Books Christopher Neefus dalam keterangannya kepada media.

Untuk mengukur disparitas tersebut, Open The Books menghitung persentase pertumbuhan indeks harga rumah dari Federal Housing Finance Agency di setiap negara bagian dari tahun 2015 hingga 2024, lalu menguranginya dengan persentase pertumbuhan pendapatan rumah tangga median pada periode yang sama untuk mendapatkan ukuran yang disebut Affordability Gap.

Alokasi Ratusan Miliar Dolar Belum Solusi Efektif

Hasil penghitungan menunjukkan harga rumah tumbuh lebih cepat daripada pendapatan median di seluruh 50 negara bagian, di mana 48 negara bagian mencatat kesenjangan dua digit dan 17 negara bagian mencatat harga rumah melesat lebih dari 50 poin persentase di atas pertumbuhan pendapatan.

Dalam laporan risetnya, Open The Books menghitung total pengeluaran Department of Housing and Urban Development sebesar USD 460 miliar yang disalurkan melalui 18 program berbeda terkait keterjangkauan perumahan, ketersediaan hunian, kendali sewa, serta penanganan tunawisma sejak 2015 hingga 2024.

"Dalam kasus ini, hampir setengah triliun dolar digelontorkan ke berbagai negara bagian selama satu dekade, tetapi hal tersebut tidak menawarkan dampak berarti bagi warga AS yang pendapatannya terus dikejar oleh lonjakan harga," kata Neefus menegaskan.

Menanggapi laporan tersebut, perwakilan Department of Housing and Urban Development menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini berfokus pada upaya pemotongan regulasi, pemberantasan penipuan, serta pengalihan wewenang kebijakan perumahan kepada pemerintah tingkat negara bagian dan lokal.

"Washington tidak memiliki seluruh jawaban, itulah sebabnya kami memberdayakan para pemimpin tingkat negara bagian dan lokal untuk memajukan solusi yang terbukti efektif, memangkas hambatan, serta meningkatkan pasokan perumahan," ujar juru bicara Department of Housing and Urban Development.

Tren kenaikan harga hunian yang jauh melampaui pendapatan ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang membuat generasi muda di Amerika Serikat semakin kesulitan mencapai tonggak sejarah ekonomi yang sebelumnya dinikmati oleh orang tua dan kakek nenek mereka.

Topics
washington perumahan as open the books department of housing and urban development harga rumah ekonomi as properti pemerintah federal keterjangkauan rumah keuangan
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.