Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Donald Trump Nyatakan Segera Jadikan...
INTERNASIONAL

Donald Trump Nyatakan Segera Jadikan Selat Hormuz Wilayah Amerika Serikat

By Dewi Lestari 2 min read 14 Agustus 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato terkait kebijakan energi dan Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato terkait kebijakan energi dan Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mengejutkan melontarkan wacana kontroversial dalam pidatonya di Garden City, New York, dengan menyebut dirinya akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai teritori Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas global menyusul konflik militer dengan Iran, di mana ia meminta warga Amerika Serikat untuk menerima sedikit kenaikan harga bensin demi mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

"Apa yang kami lakukan adalah layanan besar bagi dunia, tidak hanya untuk diri kami sendiri... dan kami benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat," ujar Trump dalam pidatonya menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah meminta maaf atas serangan terhadap Iran.

Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa sekitar dua puluh persen dari total pengiriman minyak dan gas alam cair global melewati jalur strategis tersebut, sehingga potensi gangguan jangka panjang langsung memicu lonjakan harga minyak mentah Brent mendekati sembilan puluh dolar AS per barel.

"Setelah kami selesai mengalahkan Iran... sebentar lagi saya akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," ucap Trump menambahkan eskalasi retorika terkait jalur perairan vital tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi memberikan reaksi keras melalui platform media sosial X dengan menegaskan bahwa selat tersebut tidak dapat direbut melalui cuitan, kapal induk, maupun pidato kampanye politik.

Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.