Fenomena rejuvenescence atau regenerasi polip karang purba dari zaman Miosen di wilayah Makran, Iran, memberikan petunjuk penting mengenai batas toleransi suhu laut. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, mekanisme unik ini menunjukkan bagaimana karang bertahan hidup di tengah tekanan suhu ekstrem pada masa lampau.
Sebagaimana dilaporkan dalam studi terbaru, rejuvenescence merupakan proses penyusutan polip diikuti pemulihan yang sebelumnya jarang didokumentasikan pada fosil karang skleraktinian. Mengutip laporan ilmiah tersebut, fenomena ini diidentifikasi sebagai indikator kondisi lingkungan yang mendekati batas toleransi termal maksimum ekosistem terumbu karang.
Analisis Kabayan News mencatat bahwa kemunculan struktur morfologi serupa pada karang purba Acanthastraea cf. polygonalis dan karang modern Cladocora caespitosa mengindikasikan respons evolusioner terhadap cekaman lingkungan. Meskipun demikian, bukti saat ini belum mendukung rejuvenescence sebagai mekanisme yang meningkatkan ketahanan terumbu karang secara keseluruhan dalam menghadapi perubahan iklim global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe