Nilai tukar Pound Sterling terhadap Dolar Australia (GBP/AUD) bergerak dalam kisaran terbatas pada perdagangan Selasa, menyusul volatilitas awal yang mereda pasca keputusan kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia (RBA).
Berdasarkan analisis Kabayan News, Dolar Australia sempat mengalami fluktuasi di sesi Asia setelah RBA memutuskan mempertahankan suku bunga di level 4,35% sesuai estimasi pasar. Tekanan jual sempat terlihat sebelum mata uang tersebut bangkit berkat pernyataan tegas Gubernur RBA Michele Bullock.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keterangan pers, Bullock mengisyaratkan bahwa bank sentral masih membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan jika risiko inflasi kembali meningkat. "Dan kami akan menaikkannya lagi jika diperlukan, serta saya pikir secara pribadi hal itu cukup mungkin terjadi," ujarnya.
Sementara itu, pergerakan Pound Sterling tertopang sentimen positif dari data kepercayaan konsumen Inggris yang menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir pada Juli lalu. Kendati demikian, para pelaku pasar masih memilih menahan diri sembari menantikan rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris berikutnya.
Sebagaimana dilaporkan, rilis data PDB Inggris pada hari Kamis mendatang akan menjadi katalis utama penentu arah tren pasangan mata uang GBP/AUD selanjutnya. Pertumbuhan ekonomi yang solid berpotensi mendongkrak nilai tukar Sterling, sementara sinyal ketat RBA tetap memberikan pijakan kuat bagi Dolar Australia.