Harga minyak dunia mengalami penurunan di tengah suasana perdagangan musim panas yang cenderung sepi. Pelemahan ini terjadi setelah munculnya berbagai tanda peningkatan arus pelayaran kapal melalui Selat Hormuz yang krusial bagi pasokan energi global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan perdagangan terbaru, minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI tercatat merosot sebesar 1 persen dan ditutup pada posisi di bawah US84perbarel.Sementaraitu,acuanglobalminyakBrentjugaikutterpangkasdanberakhirdikisaranlevelUS89 per barel.
Di sisi lain, penurunan harga ini turut dipengaruhi oleh open interest pada kontrak acuan global yang cenderung mengalami penurunan menjelang masa jatuh temponya. Kondisi tersebut dinilai ikut mendistorsi pergerakan harga komoditas emas hitam di pasar berjangka.
Para pelaku pasar dilaporkan enggan mengambil posisi besar di tengah situasi yang sarat ketidakpastian. Mereka masih menimbang dinamika pertukaran serangan antara AS dan Iran dengan pulihnya aktivitas pelayaran secara bertahap melalui Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia ke pasar internasional.