Iran batalkan rencana serangan ke tiga titik di Ukraina setelah Kyiv menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Teheran atas insiden keamanan yang terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh penasihat militer senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yakni Mohsen Rezaei, dalam wawancara televisi pemerintah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePersiapan matang untuk melancarkan operasi militer tersebut sebelumnya telah diselesaikan oleh angkatan bersenjata Iran sebelum akhirnya diputuskan batal.
Ketegangan antara kedua negara sempat memanas setelah Iran menuduh Ukraina menyerang kapal komersial miliknya di Laut Kaspia yang menewaskan seorang kru.
Peringatan Selat Hormuz dan Konflik AS
Selain membahas Ukraina, Mohsen Rezaei juga menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan jalur maritim Selat Hormuz dilalui di luar rute yang telah ditentukan.
Pihaknya memperingatkan bahwa kapal angkatan laut musuh yang mencoba melewati jalur ilegal tersebut akan menjadi sasaran empuk militer Iran.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengeklaim Iran telah menimbulkan kerugian besar bagi pasukan AS selama konflik 17 hari yang sempat terjadi.
Eskalasi konflik di kawasan tersebut terus berlanjut di tengah dinamika geopolitik global serta runtuhnya kesepakatan damai yang dimediasi sebelumnya.