Sebagaimana diwartakan oleh media internasional, Marilihan atau Angkatan Laut Amerika Serikat tengah menghadapi perdebatan internal terkait penamaan kapal induk terbaru yang sedang dalam proses pembangunan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, kapal induk kelas Ford tersebut awalnya diumumkan pada masa jabatan pertama Donald Trump dengan nama USS Doris Miller, sebagai bentuk penghormatan kepada seorang marinir Afrika-Amerika yang menunjukkan aksi heroik saat serangan Pearl Harbor.
Namun, menurut informasi dari sejumlah sumber internal, terdapat pembahasan untuk mengubah nama kapal tersebut agar mendedikasikannya secara langsung kepada Trump, sebuah langkah yang dinilai belum pernah terjadi sebelumnya untuk kapal induk yang dinamai dari seorang presiden yang sedang menjabat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai gantinya, pihak Angkatan Laut dikabarkan berencana menyematkan nama Doris Miller pada kapal perang jenis lain, serta merekomendasikan penganugerahan Medal of Honor, tanda kehormatan tertinggi atas keberanian militer, kepada sang pahlawan perang tersebut.
Di sisi lain, keluarga besar Doris Miller menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait wacana perubahan nama tersebut, meski menyambut positif upaya lanjutan untuk memberikan penghargaan tertinggi bagi leluhur mereka.
Hingga kini, pihak Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan jajaran terkait masih enggan memberikan keterangan resmi lebih lanjut, sementara proses pembangunan dan persiapan upacara penamaan kapal terus berjalan di bawah pengawasan ketat.