Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Washington memberlakukan sanksi drastis terhadap Teheran setelah Iran gagal menindaklanjuti kesepakatan dengan Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah pertemuan meja bundar teknologi di Gedung Putih pada Rabu.
"Kami memiliki sanksi yang sangat drastis, dan kita lihat saja nanti apa yang terjadi," ujar Trump kepada para wartawan saat membahas situasi terkini di kawasan tersebut.
Trump menilai blokade angkatan laut yang diterapkan sejauh ini berjalan sangat efektif meskipun sempat ada beberapa jeda pembukaan jalur sesuai kesepakatan sebelumnya. Menurutnya, tidak ada kapal yang berhasil masuk ke wilayah Iran di tengah ketegangan yang terus memanas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM melaporkan bahwa pasukannya telah mengalihkan sebanyak 65 kapal komersial yang berupaya melewati blokade di pelabuhan Iran guna menegakkan kepatuhan di perairan regional.
CENTCOM Perketat Pengawasan Kapal Komersial
Militer Amerika Serikat terus meningkatkan penegakan hukum di perairan regional dengan mengawasi secara ketat setiap kapal yang mencoba menghindari aturan blokade. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Washington dalam menekan aktivitas ekonomi Iran di tengah konflik.
Dalam perkembangannya, ketegangan regional juga berdampak pada sektor hiburan menyusul pembatalan sejumlah konsern musik besar di kawasan Teluk. Penyelenggara festival musik OFFLIMITS serta konser Christina Aguilera di Abu Dhabi mengumumkan pembatalan acara demi keamanan.
Di sisi lain, Presiden Trump melontarkan kritik terhadap Korea Selatan karena dinilai tidak bersedia membantu pengamanan di Selat Hormuz. Ia menyebut Seoul menolak permintaan tersebut meskipun sebagian besar pasokan minyak mentahnya bergantung pada jalur perairan strategis itu.
Pemerintah Amerika Serikat menegaskan akan terus memantau situasi secara intensif serta mengambil langkah-langkah lanjutan untuk memastikan stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah tetap terjaga.