Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Krisis Air AS, Permukaan Waduk Lake...
INTERNASIONAL

Krisis Air AS, Permukaan Waduk Lake Mead Anjlok ke Titik Terendah

By Dewi Lestari • 2 min read • 10 Agustus 2026
Pemandangan Lake Mead di Nevada yang mengalami penurunan permukaan air drastis

Pemandangan Lake Mead di Nevada yang mengalami penurunan permukaan air drastis

Permukaan air waduk terbesar di Amerika Serikat Lake Mead anjlok drastis hingga mencapai titik terendah sepanjang sejarah pencatatan pada akhir pekan lalu. Berdasarkan data federal dari US Bureau of Reclamation, ketinggian air di waduk buatan tersebut merosot tajam ke angka 317,09 meter di atas permukaan laut menyusul penurunan konstan sejak awal tahun.

Dari analisis Kabayan News, penurunan volume air ini memperburuk situasi krisis yang telah berlangsung selama empat dekade terakhir setelah terakhir kali mencapai kapasitas penuh pada tahun 1983 silam. Rekor terbaru tersebut melampaui ambang batas rendah sebelumnya yang tercatat pada tahun 2022 lalu, di mana penyusutan air sempat menampakkan jasad manusia ke permukaan.

Terletak di wilayah kering yang berbatasan dengan Nevada dan Arizona, waduk tersebut terbentuk pada tahun 1930-an akibat pembendungan Hoover Dam pada aliran Colorado River. Waduk buatan ini berfungsi vital menyuplai kebutuhan air bersih serta tenaga listrik tenaga air bagi sekitar 40 juta penduduk di berbagai wilayah barat daya Amerika Serikat termasuk California dan Meksiko.

Menurut pengamatan Kabayan News, fenomena kekeringan parah ini dipicu kombinasi kompleks antara perubahan iklim global, peningkatan suhu udara, serta lonjakan konsumsi air untuk populasi dan sektor pertanian. Wilayah barat daya Amerika Serikat saat ini tengah menghadapi periode kekeringan terburuk dalam kurun waktu 1.200 tahun terakhir yang memicu tingkat penguapan sangat tinggi.

Upaya penanganan krisis menghadapi jalan terjal menyusul kegagalan tujuh negara bagian di sepanjang DAS Colorado River dalam menyepakati aturan pembagian air yang adil. Perjanjian pembagian sumber daya air tersebut telah resmi kedaluwarsa pada tahun 2026 tanpa adanya kesepakatan pengganti permanen di antara negara bagian cekungan bagian atas dan bawah.

Pejabat federal sebelumnya telah mengumumkan kerangka operasional sementara untuk jangka waktu sepuluh tahun ke depan guna meredam dampak krisis. Sebagaimana dilaporkan oleh pejabat terkait, "Usulan ini merespons realitas fundamental bahwa Sungai Colorado tidak lagi secara konsisten memproduksi air dalam jumlah cukup untuk menopang seluruh kebutuhan hidup".

Topics
lake mead waduk terbesar as krisis air kekeringan colorado river hoover dam perubahan iklim nevada amerika serikat lingkungan
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.