Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta. Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang kian kompleks.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Beberapa isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penanggulangan terorisme, kejahatan siber, peredaran narkotika seperti fentanyl, hingga penanganan jaringan scam compounds dan penipuan daring lintas negara. Selain itu, kedua pihak sepakat mempercepat penanganan buron subjek Interpol Red Notice.
"Saya berharap kunjungan ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan FBI, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks," ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri juga mengapresiasi hubungan baik yang telah terjalin dengan FBI sejak 2014, terutama dalam hal pertukaran informasi intelijen dan peningkatan kapasitas SDM melalui program seperti FBI Academy. Ia menegaskan kolaborasi internasional menjadi kunci utama penegakan hukum di era modern.
"Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum," lanjut Jenderal Sigit.
Sementara itu, Direktur FBI Kash Patel mengapresiasi kemitraan erat dengan Polri. Ia menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara secara berkelanjutan dan konkret.