Legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus, menyampaikan kritik tajam terhadap sikap tim nasional Argentina menyusul kekalahan mereka dari Spain pada laga final Piala Dunia. Berdasarkan laporan Goal.com, mantan pemenang Ballon d'Or tersebut mengecam Albiceleste karena dinilai minim sportivitas serta menerapkan taktik yang kurang menjunjung tinggi nilai permainan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pantauan redaksi, kericuhan dan ketegangan meluap setelah peluit panjang dibunyikan. Beberapa pemain Argentina terlihat memunggungi panggung utama tepat saat skuad Spain menerima trofi juara dari para pejabat, sebuah aksi yang mendulang sorotan dan kecaman publik internasional.
Dalam kolom mingguan di Sky Sport, Matthaus menegaskan bahwa perilaku tersebut sangat mengecewakan dan menunjukkan sikap ketidakmampuan menerima kekalahan secara terhormat. Menurut Matthaus, "Spain ingin bermain sepak bola, sedangkan Argentina tidak. Mereka bersikap penakut dan membiarkan diri mereka terbawa ke dalam adegan-adegan yang tidak perlu ada di lapangan."
Menurut gelandang Spain, Dani Olmo, tindakan lawan tersebut tidak mengganggu perayaan timnya, meski ia menekankan pentingnya menjadi teladan bagi generasi muda. Dari pengamatan tim redaksi, Olmo menyatakan bahwa para atlet profesional memikul tanggung jawab besar untuk menunjukkan nilai-nilai kesopanan dan rasa hormat di panggung olahraga tertinggi.
Di samping itu, kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi perjalanan Lionel Messi di ajang internasional terbesar tersebut. Berdasarkan analisis Matthaus, laga final melawan Spain kemungkinan besar menjadi penampilan terakhir bintang Inter Miami itu di panggung Piala Dunia.