Langkah besar diambil Arsenal pada bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Bruno Guimaraes, dari Newcastle United senilai 75 juta poundsterling. Berdasarkan laporan The Guardian, nominal fantastis tersebut memecahkan rekor transfer untuk pemain lini tengah berusia minimal 28 tahun, melampaui rekor Zinedine Zidane saat pindah ke Real Madrid puluhan tahun silam.
Kehadiran Bruno Guimaraes dipandang sebagai solusi instan bagi manajer Mikel Arteta di tengah kebutuhan mendesak klub meraih trofi juara Liga Inggris. Dari analisis awak media, pengalaman serta kebugaran fisik sang gelandang menjadi pertimbangan utama manajemen Meriam London menggelontorkan dana besar untuk pemain yang akan memasuki usia kepala tiga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan data statistik Opta, Bruno Guimaraes memiliki keunggulan unik dalam memenangi pelanggaran dari lawan di atas lapangan. Sejak berkarier di Liga Inggris pada Februari 2022, ia telah mencatatkan 410 pelanggaran yang didapat dari lawan, catatan tertinggi dibandingkan pemain lain di kompetisi domestik manapun dalam kurun waktu serupa.
Kemampuan spesial tersebut diyakini bakal mendongkrak efektivitas strategi bola mati atau set-piece Arsenal yang terkenal mematikan. Mengutip catatan performa sebelumnya, Bruno Guimaraes juga menyumbangkan 12 gol dari situasi bola mati, menjadikannya salah satu gelandang paling produktif dalam memanfaatkan situasi bola mati di Liga Inggris.
Pelatih Mikel Arteta tentu berharap fleksibilitas taktik Bruno Guimaraes dapat menambal celah lini tengah di tengah masalah kebugaran pemain andalan seperti Declan Rice dan Martin Odegaard. Pengamatan redaksi menunjukkan perekrutan pemain berusia 28 tahun ini bukan sekadar investasi jangka pendek, melainkan perjudian terukur demi mahkota juara Premier League.