Asal usul taring tarantula akhirnya terungkap melalui penemuan fosil makhluk laut purba Urokodia yang berusia sekitar 518 juta tahun di wilayah China selatan.
Para paleontolog menggunakan pemindaian sinar-X beresolusi tinggi untuk meneliti struktur tubuh Urokodia yang berukuran kecil mirip udang transparan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStruktur anggota tubuh kecil di dekat mata makhluk tersebut diidentifikasi sebagai bentuk paling awal dari chelicerae atau alat mulut khas chelicerata.
Evolusi panjang mengubah bagian tubuh yang awalnya berfungsi untuk mencengkeram mangsa tersebut menjadi taring berbisa pada laba-laba modern.
Perjalanan Evolusi Capit Kecil Menjadi Taring Berbisa
Kelompok hewan chelicerata ini telah membuktikan diri sebagai salah satu predator paling sukses dalam sejarah kehidupan di bumi selama ratusan juta tahun.
Temuan fosil ini memberikan sudut pandang baru bahwa senjata mematikan pada laba-laba terbentuk secara bertahap melalui proses alam yang luar biasa.
Perjalanan panjang evolusi membuktikan bahwa tarantula tidak lahir begitu saja membawa taring menakutkan seperti dalam film-film horor Hollywood.
Nenek moyang laba-laba memulai sejarah biologisnya di dasar lautan purba pada periode Kambrium sebelum akhirnya bermigrasi dan beradaptasi di daratan.