Pelatih Timnas Meksiko, Javier Aguirre, sempat memicu kegaduhan publik terkait keputusan pemilihan skuad yang dilakukannya menjelang turnamen besar. Berdasarkan catatan taktis, Aguirre awalnya enggan melirik bomber tajam Meksiko yang kini tengah bersinar, Julian Quinones, setelah sang pemain memutuskan untuk melanjutkan karier profesionalnya di Liga Arab Saudi.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Julian Quinones memutuskan hijrah ke kompetisi Timur Tengah pada musim 2024/2025 setelah menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di kompetisi domestik Liga Meksiko. Tercatat, penyerang berusia 29 tahun tersebut pernah memperkuat sejumlah klub papan atas seperti Tigres UNAL, Atlas, dan Club America.
Kendati bermain di luar Amerika Utara, kepindahan ke Liga Arab Saudi terbukti tidak membuat ketajaman Julian Quinones menurun di lini depan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Timnas Meksiko justru mendapatkan dampak positif yang luar biasa dari kehadiran sang penyerang di atas lapangan hijau selama pergelaran Piala Dunia 2026.
Menurut Agung Iqbal Ramadhan, seorang pengamat sepak bola, performa El Tri sejauh ini sangat memuaskan penonton. "Meksiko sangat dominan dan pantas melaju ke fase berikutnya karena performa yang konsisten," kata Agung saat berbicara dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Dari pantauan redaksi, kontribusi besar Julian Quinones menjadi salah satu faktor utama yang membuat Timnas Meksiko tampil begitu dominan. Pemain depan ini selalu dipercaya turun dalam empat pertandingan beruntun dan sukses membukukan tiga gol dari total delapan gol yang sudah dikoleksi El Tri sejauh ini.
Pundi-pundi gol tersebut masing-masing dilesakkan Julian Quinones saat berhadapan dengan Afrika Selatan, Republik Ceko, dan Ekuador. Ia tercatat hanya absen mencatatkan namanya di papan skor saat Meksiko bersua Korea Selatan pada pertandingan kedua fase grup.
Catatan impresif ini sekaligus membuktikan keputusan Javier Aguirre untuk memanggilnya kembali adalah langkah yang tepat, meski sang pelatih sempat melontarkan kritik tajam. Menurut informasi yang dihimpun, Aguirre dahulu sempat menyingkirkan sang bomber seraya berkata, "Siapa yang akan menontonmu di Liga Arab Saudi. Tidak ada yang menontonmu di sana."