Bursa transfer musim panas akan memasuki bulan terakhir dan aktivitas mulai memanas. Chelsea menjadi salah satu klub paling agresif di Premier League sejauh ini, dengan Morgan Rogers sebagai rekrutan marquee mereka. Namun, kabar terbaru mengejutkan karena The Blues dikaitkan dengan gelandang veteran Brentford, Jordan Henderson.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Jurnalis Ben Jacobs mengungkap bahwa Brentford memiliki kesepakatan lisan dengan Henderson yang memungkinkan pemain berusia 36 tahun itu pergi secara gratis jika tawaran yang tepat datang. Klub asal London Barat itu berencana untuk menghormati janji tersebut, membuka jalan bagi Henderson untuk mencari tantangan baru.
Ketertarikan Chelsea pada Henderson sempat menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, gelandang asal Inggris itu bukan lagi pemain inti di Brentford pada musim 2025-26 dan usianya yang sudah 36 tahun dinilai tak sejalan dengan strategi rekrutmen klub selama ini.
Namun, pelatih Xabi Alonso disebut-sebut menginginkan kehadiran Henderson untuk alasan yang lebih dari sekadar kemampuan teknis. Pengalaman juara Premier League bersama Liverpool dinilai sangat berharga untuk mendampingi para pemain muda Chelsea yang masih perlu bimbingan jika ingin bersaing di papan atas.
Alonso juga dikaitkan dengan minat pada striker veteran Danny Welbeck, menunjukkan bahwa Chelsea mulai fleksibel dalam kebijakan transfer. Selama ini, pemilik Clearlake Capital kerap dikritik karena hanya fokus merekrut pemain muda dan mengabaikan figur berpengalaman. Kini, mereka tampak membuka peluang untuk mendatangkan nama-nama senior.
Meski tidak diplot sebagai starter, Henderson berpeluang mendapatkan menit bermain di Premier League jika terjadi krisis cedera di lini tengah. Namun, ketergantungan Chelsea pada Enzo Fernandez dan Moises Caicedo tetap sangat besar. Keduanya harus tetap fit agar skuad asuhan Alonso bisa meraih tiket Liga Champions.
Dari sisi kualitas teknis, Henderson dianggap terbatas, sementara atletisitas yang dulu menjadi andalan saat berseragam Liverpool sudah mulai menurun. Meski begitu, peran sebagai mentor bagi pemain muda bisa menjadi nilai tambah yang tak ternilai bagi skuad muda Chelsea saat ini.