Arsenal Stadium atau yang lebih dikenal dengan sebutan Highbury merupakan stadion sepak bola legendaris yang menjadi markas Arsenal Football Club selama 93 tahun, tepatnya dari 6 September 1913 hingga 7 Mei 2006. Stadion yang terletak di kawasan Highbury, London ini menyimpan sejarah panjang bagi The Gunners.
Stadion ini dibangun pada 1913 di atas lahan bekas lapangan rekreasi milik St John's College of Divinity. Arsitek Archibald Leitch merancang stadion dengan satu tribun di sisi timur dan tiga sisi lainnya berupa terasering. Pembukaan stadion ditandai dengan kemenangan 2-1 Arsenal atas Leicester Fosse pada 6 September 1913.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeRenovasi besar-besaran terjadi pada 1930-an dengan dibangunnya tribun West dan East Stand bergaya Art Deco yang dirancang Claude Waterlow Ferrier dan William Binnie. Tribun West selesai dibangun pada 1932 dengan biaya £45.000, sementara East Stand menelan biaya £130.000 yang jauh lebih mahal karena fasadnya yang mewah.
Stadion yang akrab disebut The Library oleh rival karena atmosfernya yang tenang ini pernah mencatat rekor penonton terbanyak 73.295 pada 9 Maret 1935 saat Arsenal bertemu Sunderland di Divisi Pertama. Kehadiran stadion ini juga mendorong perubahan nama stasiun tube Gillespie Road menjadi Arsenal pada 1932.
Arsitektur Art Deco dan Transformasi Highbury Square
Setelah klub pindah ke Emirates Stadium pada 2006, Highbury direvitalisasi menjadi kawasan residensial bernama Highbury Square. Tribun Clock End dan North Bank dihancurkan, sementara East dan West Stand dipertahankan karena status cagar budayanya dan diintegrasikan ke dalam pengembangan properti baru.
Selama masa kejayaannya, Arsenal Stadium tidak hanya menjadi markas Arsenal tetapi juga menjadi tuan rumah berbagai pertandingan internasional termasuk untuk tim nasional Inggris, Olimpiade 1948, hingga semifinal Piala FA. Stadion ini juga menjadi lokasi pertandingan tinju, baseball, dan kriket.
Keunikan Arsenal Stadium terletak pada arsitektur Art Deco yang menghiasi tribun East dan West Stand. Gaya desain yang elegan ini menjadikan Highbury sebagai salah satu stadion dengan arsitektur paling indah di Inggris dan kini mendapatkan status bangunan cagar budaya.
Jam besar yang menjadi ikon stadion pertama kali dipasang di North Bank pada 1930 atas ide manajer Herbert Chapman. Jam tersebut kemudian dipindahkan ke sisi selatan tribun yang kemudian dikenal dengan nama Clock End dan menjadi ciri khas stadion hingga akhir hayatnya.