Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Tottenham Akhiri Puasa Gelar 17...
OLAHRAGA

Tottenham Akhiri Puasa Gelar 17 Tahun, Kalahkan Man United di Final Europa League

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 21 Mei 2025
Para pemain Tottenham Hotspur merayakan kemenangan di final Europa League 2025 usai kalahkan Manchester United di San Mames Bilbao

Para pemain Tottenham Hotspur merayakan kemenangan di final Europa League 2025 usai kalahkan Manchester United di San Mames Bilbao

Tottenham Hotspur resmi menjadi juara UEFA Europa League 2025 setelah mengalahkan sesama klub Premier League, Manchester United, dengan skor tipis 1-0 dalam final yang digelar di San Mamés, Bilbao, Spanyol, Rabu (21/5/2025). Gol tunggal Brennan Johnson pada menit ke-42 memastikan Spurs mengakhiri puasa gelar selama 17 tahun sejak terakhir kali menjuarai Piala Liga Inggris pada 2008.

Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Tottenham karena merupakan trofi Eropa pertama mereka sejak meraih Piala UEFA pada 1984. Selain itu, gelar ini juga mengamankan tiket otomatis ke fase liga Liga Champions 2025-26 serta hak bertanding di Piala Super Eropa melawan juara Liga Champions, Paris Saint-Germain.

Laga berjalan sengit sejak awal dengan kedua tim saling jual beli serangan. Peluang emas pertama datang dari Manchester United melalui Rasmus Hojlund, namun sundulannya berhasil diblok secara akrobatik oleh bek Tottenham, Micky van de Ven, di garis gawang. Kiper Spurs, Guglielmo Vicario, juga tampil gemilang dengan menggagalkan percobaan Alejandro Garnacho dan Luke Shaw di babak kedua.

Gol pembuka tercipta dari kerja sama apik di sisi kiri. Pape Matar Sarr melepaskan umpan silang yang disambut Brennan Johnson di depan gawang. Bola mengenai lengan Luke Shaw sebelum masuk ke pojok kiri gawang Andre Onana. Wasit Bastian Dankert tetap mengesahkan gol setelah berkonsultasi dengan VAR, mengingat posisi Shaw yang tidak sengaja dan bola sudah mengarah ke gawang.

Memasuki babak kedua, Manchester United mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Ruben Amorim memasukkan Alejandro Garnacho dan Rasmus Hojlund untuk menambah daya gedor. Namun, pertahanan Tottenham yang dikomandoi Cristian Romero tampil kokoh. Romero dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat penampilan impresifnya di lini belakang.

Tottenham berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi setelah tujuh menit waktu tambahan. Kemenangan ini sekaligus membuat Spurs menjadi tim dengan peringkat domestik terburuk yang berhasil memenangkan trofi Eropa, mengingat mereka finis di posisi 17 klasemen Premier League 2024-25.

Bagi Manchester United, kekalahan ini terasa pahit karena mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan untuk pertama kalinya sejak 2014-15. Setan Merah juga mencatatkan rekor negatif dengan kalah empat kali dari Tottenham dalam satu musim, setelah sebelumnya tumbang dua kali di liga dan sekali di Piala Liga.

Pelatih Tottenham, Ange Postecoglou, mencatat sejarah sebagai manajer asal Australia pertama yang memenangkan trofi Eropa. "Ini membuktikan bahwa saya adalah seorang pemenang dan mampu mengubah klub ini," ujar Postecoglou usai pertandingan. Namun, ironisnya, ia justru dipecat oleh Tottenham pada 6 Juni 2025, hanya dua pekan setelah membawa pulang trofi, dengan alasan performa buruk di liga domestik.

Kapten Tottenham, Son Heung-min, menjadi kapten pertama dari kawasan Asia-Pasifik yang mengangkat trofi kompetisi Eropa. Sementara bagi Manchester United, kekalahan ini memperpanjang tren negatif di final Eropa. Sejak 2008, United sudah kalah dalam empat dari lima partai final besar Eropa terakhir yang mereka ikuti.

Ruben Amorim, pelatih Manchester United, menolak menyesali hasil akhir. "Kami adalah tim yang lebih baik sepanjang pertandingan," tegasnya usai laga. Namun, statistik menunjukkan bahwa efektivitas Tottenham di lini depan menjadi pembeda. Dari 12 tembakan yang dilepaskan, hanya satu yang berbuah gol, dan itu cukup untuk membawa pulang trofi.

Topics
europa league 2025 tottenham hotspur manchester united ange postecoglou brennan johnson final bilbao san mames sepak bola eropa liga champions ruben amorim
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.