Penjualan mobil listrik di Eropa melonjak sebesar 51 persen pada bulan lalu dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data dari Dataforce yang mencakup 98 persen pendaftaran mobil baru di Uni Eropa, Inggris, Islandia, Norwegia, dan Swiss. Capai tersebut membuat kendaraan listrik kini menguasai 25 persen pangsa pasar mobil baru di kawasan tersebut.
Selama periode tujuh bulan pertama tahun 2026, penjualan mobil listrik tercatat mengalami pertumbuhan 37 persen dibandingkan tahun lalu. Kenaikan harga bahan bakar minyak serta ketersediaan varian model kendaraan listrik yang semakin beragam menjadi faktor utama pendorong tingginya minat konsumen di kawasan tersebut.
Perancis dan Jerman menjadi dua pasar utama yang memimpin tren pertumbuhan positif ini dengan puluhan ribu unit kendaraan bertenaga baterai yang terdaftar setiap bulannya. Di Perancis, pangsa pasar mobil listrik mencapai 35 persen dengan lebih dari 44.000 pendaftaran pada bulan lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSecara keseluruhan, tercatat sebanyak 277.006 unit mobil listrik terdaftar di Eropa pada bulan lalu. Skoda Elroq memimpin daftar sebagai model terlaris di kawasan tersebut, diikuti oleh Volkswagen ID.4 di posisi kedua serta Renault 5 E-Tech di tempat ketiga.
Dominasi Merek China pada Segmen Plug-In Hybrid
Selain mobil listrik murni, penjualan kendaraan plug-in hybrid atau PHEV di Eropa juga mengalami peningkatan sebesar 15 persen dengan total penjualan mencapai 125.530 unit pada bulan lalu. Mobil jenis PHEV buatan produsen asal China berhasil menguasai sebagian besar pangsa pasar berkat ketiadaan tarif impor yang tinggi.
Model BYD Seal U tercatat sebagai mobil PHEV paling laris di kawasan Eropa pada bulan lalu, disusul oleh BYD Atto 2 di posisi berikutnya serta Jaecoo 7 yang menempati peringkat keempat. Dominasi merek asal China ini bahkan menguasai hampir separuh dari daftar sepuluh besar kendaraan hybrid terlaris.
Sementara itu, untuk akumulasi penjualan selama tujuh bulan pertama tahun ini, posisi tiga teratas jajaran mobil PHEV diisi sepenuhnya oleh merek asal China dengan BYD Seal U di peringkat pertama. Keunggulan harga membuat produk-produk tersebut mampu bersaing secara kompetitif di pasar otomotif Eropa.
Meskipun model-model baru mendominasi penjualan bulanan, Tesla Model Y tetap memegang rekor sebagai mobil listrik terlaris di Eropa sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini dengan catatan 115.759 unit atau naik sebesar 55 persen.