Pasien gagal ginjal akhir asal New Hampshire, Tim Andrews, mencetak rekor medis dunia setelah berhasil bertahan hidup selama 271 hari menggunakan cangkok organ ginjal babi di Mass General Brigham, Boston.
Pria berusia 68 tahun tersebut menjalani prosedur xenotransplantasi pada 25 Januari 2025 ketika usianya 66 tahun, setelah sebelumnya merasa kondisinya sudah berada di ambang kematian.
Berdasarkan temuan yang dipublikasikan dalam jurnal medis The Lancet, kasus tersebut menunjukkan bahwa ginjal babi dapat berfungsi dengan aman sebagai jembatan menuju transplantasi ginjal manusia berikutnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak rumah sakit menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan kelangsungan hidup terpanjang tanpa cuci darah setelah xenotransplantasi ginjal babi pada manusia hidup serta transisi pertama ke transplantasi ginjal manusia.
Harapan Baru Atasi Krisis Kekurangan Organ
Tim Andrews mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa tidak akan selamat namun tetap memilih menjalani prosedur tersebut demi kemanusiaan dan kemajuan data riset medis.
Selama kurun waktu 271 hari tersebut, ia sama sekali tidak memerlukan prosedur dialisis atau cuci darah sebelum akhirnya sukses menerima organ pendonor manusia.
Dokter Leonardo Riella selaku penulis utama studi menyatakan bahwa kekurangan organ saat ini merupakan krisis terbesar dalam dunia transplantasi dengan lebih dari 100.000 orang mengantre di daftar tunggu nasional.
Visi ke depan menunjukkan bahwa prosedur xenotransplantasi berpotensi menjadi solusi penyelamatan jiwa untuk membantu pasien keluar dari mesin cuci darah sambil menunggu ketersediaan donor manusia yang layak.