Pelatih Tottenham Hotspur Roberto de Zerbi menegaskan bahwa pencoretan nama penyerang Richarlison dari daftar skuad Liga Inggris bukanlah keputusan pribadi dari dirinya.
Meskipun dua pemain yang sedang mengalami cedera yakni Xavi Simons dan Wilson Odobert masuk dalam daftar 25 pemain yang didaftarkan Spurs, penyerang asal Brasil tersebut justru harus rela tersingkir setelah melalui pekan yang cukup bergejolak.
Sebelumnya pada hari Sabtu, De Zerbi sempat mengungkapkan bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut telah meminta untuk meninggalkan klub London utara demi kembali bergabung dengan mantan timnya, Everton, sebelum tenggat waktu transfer berakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Itu bukan keputusan saya, itu adalah keputusan yang normal," ujar juru taktik asal Italia tersebut kepada awak media terkait pencoretan sang penyerang.
De Zerbi Hanya Ingin Bekerja dengan Pemain yang Punya Motivasi Tinggi
Roberto de Zerbi menjelaskan bahwa keinginan Richarlison untuk hengkang sudah disampaikan sejak awal pramusim sehingga keputusan klub untuk tidak memasukkannya ke dalam skuad merupakan langkah yang logis.
"Saya pikir Richarlison memutuskan semuanya sendiri, dia berbicara dengan saya pada awal pramusim dan mengatakan bahwa ide serta keinginannya adalah untuk pergi," tambah De Zerbi.
Pelatih berusia paruh baya tersebut menegaskan bahwa dirinya hanya ingin melatih para pemain yang memiliki gairah, rasa bangga, dan motivasi kuat untuk membela klub.
"Saya ingin menjaga para pemain, hanya pemain yang ingin bertahan, merasa bangga, dan memiliki gairah tepat untuk tinggal di sini," tegas mantan pelatih Brighton tersebut.