Spesies baru hiu hantu bernama Rhinochimaera costaricana berhasil diidentifikasi oleh para peneliti di kedalaman ratusan meter lepas pantai Pasifik Kosta Rika.
Kelompok ikan laut dalam ini secara ilmiah dikenal sebagai chimaera, yaitu ikan bertulang rawan purba yang telah bercabang dari nenek moyang hiu dan pari sejak ratusan juta tahun lalu.
Tim peneliti mengandalkan tiga spesimen jantan dengan panjang sekitar 30,5 hingga 32,6 inci yang terjaring di wilayah tersebut antara tahun 2000 dan 2023.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProses identifikasi melibatkan 49 pengukuran tubuh berbeda dan perbandingan dengan lebih dari 90 spesimen dari tiga spesies genus sebelumnya yang telah dikenal.
Analisis DNA dan Ancaman Ekosistem Laut Dalam
Hasil analisis menunjukkan perbedaan fisik spesifik seperti moncong lebih pendek, tulang punggung lebih tinggi di depan sirip punggung pertama, serta sedikitnya tonjolan kecil pada bagian ekor.
Pengujian sekuens DNA atau barcode genetik menegaskan perbedaan sebesar 3,9 hingga 4,7 persen dari kerabat terdekatnya untuk memastikan status spesies baru.
Penemuan ini sekaligus mencatat anggota genus pertama yang berhasil dideskripsikan dari wilayah Pasifik Timur dengan garis keturunan yang sangat unik.
Meskipun samudra menutupi sebagian besar permukaan planet, wilayah laut dalam masih menjadi salah satu tapal batas bumi yang paling minim pemetaan.
Para ahli menekankan pentingnya perlindungan ekosistem laut dalam dari ancaman aktivitas penangkapan ikan, ekstraksi sumber daya, dan dampak perubahan iklim.