Volume perdagangan aset kripto di platform Robinhood melonjak sebesar 61 persen menjadi 17,5 miliar dolar AS pada bulan Agustus berdasarkan data operasional yang dirilis perusahaan pada hari Kamis. Angka tersebut mencatatkan pemulihan signifikan setelah sebelumnya aktivitas perdagangan sempat melambat dengan total volume mencapai 10,9 miliar dolar AS pada bulan Juli.
Meskipun mengalami lonjakan bulanan yang cukup tinggi, total volume perdagangan pada Agustus tersebut masih tercatat 38 persen lebih rendah dibandingkan capaian 28,1 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara rinci, aplikasi utama Robinhood menangani volume sebesar 7,4 miliar dolar AS, sementara bursa Bitstamp yang diakuisisi pada 2025 menyumbang porsi lebih besar senilai 10,1 miliar dolar AS.
Pertumbuhan sektor kripto ini berjalan berdampingan dengan ekspansi bisnis lainnya di mana total aset platform secara keseluruhan mencapai 384 miliar dolar AS atau naik 26 persen secara tahunan. Jumlah pelanggan aktif yang melakukan transaksi juga meningkat hingga menyentuh angka 28,6 juta pengguna di seluruh platform.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi samping kripto, lini bisnis kontrak peristiwa atau prediction markets mencatatkan volume transaksi fantastis mencapai 4,7 miliar kontrak sepanjang bulan Agustus. Angka tersebut melesat hingga sekitar 15 kali lipat jika dibandingkan dengan volume perdagangan kontrak peristiwa yang hanya mencatat 300 juta kontrak pada Agustus tahun lalu.
Ekspansi Jaringan Blockchain dan Regulasi Pasar
Lonjakan aktivitas pada pasar prediksi ini menjadikan produk taruhan yes-or-no terkait kebijakan makroekonomi dan olahraga sebagai salah satu motor pertumbuhan baru bagi pendapatan perusahaan. Kendati demikian, saham Robinhood sempat terkoreksi tipis 0,83 persen menyusul rilis data tersebut di tengah penyesuaian target harga dari para analis Wall Street.
Selain lonjakan volume kripto dan kontrak peristiwa, jaringan blockchain milik perusahaan yaitu Robinhood Chain turut mencatatkan pertumbuhan transaksi yang sangat agresif. Jaringan layer 2 Ethereum tersebut membukukan volume perdagangan harian sebesar 1,6 miliar dolar AS pada decentralized exchanges per 1 tanggal September lalu.
Pertumbuhan pesat pada sektor pasar prediksi juga mulai menarik perhatian para pembuat kebijakan di Capitol Hill dengan adanya pengajuan lebih dari 10 rancangan undang-undang sejak bulan Januari. Sejumlah kritikus menilai penggabungan instrumen taruhan politik dan olahraga ke dalam aplikasi keuangan ritel mengaburkan batas antara investasi jangka panjang dan aktivitas perjudian.
Pinjaman marjin bagi para nasabah turut mengalami kenaikan hingga menyentuh level 21,5 miliar dolar AS atau melonjak 72 persen dibandingkan catatan pada periode tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit perdagangan ini mencerminkan tingginya minat spekulatif di kalangan basis pengguna ritel seiring dengan pemulihan pasar aset digital.
Para analis dari berbagai lembaga keuangan terkemuka sebelumnya telah menaikkan target harga saham Robinhood berkat performa pertumbuhan bisnis yang solid di berbagai lini produk. Perusahaan dijadwalkan akan merilis laporan keuangan kuartalan berikutnya pada tanggal 4 November mendatang untuk memaparkan kinerja keuangan secara menyeluruh.