Robinhood menolak tuntutan AMC Entertainment untuk menghentikan perdagangan token saham yang terikat dengan perusahaan tersebut, dengan petinggi hukum broker menantang jaringan bioskop untuk melanjutkan ancaman hukum mereka pada Jumat, 4 September 2026.
Dan Gallagher selaku kepala urusan hukum, kepatuhan, dan korporat Robinhood menyampaikan tanggapan melalui platform X untuk merespons tuntutan dari CEO AMC Adam Aron agar menghentikan aktivitas perdagangan produk tersebut.
"Kirimkan pengacara Anda dan kami akan mengajari mereka," tulis Dan Gallagher menanggapi seruan CEO AMC terkait kontroversi token saham yang mencatatkan volume perdagangan spot sebesar 15,1 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCEO Robinhood Vlad Tenev turut mendukung langkah tersebut dengan menegaskan bahwa perusahaan tetap berdiri di belakang produk token saham yang ditujukan bagi investor internasional di luar Amerika Serikat.
Polemik Legalitas dan Pandangan Pakar Hukum
Di sisi lain, Adam Aron menuding bahwa pemasaran token tersebut tidak mematuhi undang-undang sekuritas AS serta berpotensi merusak hak-hak pemegang saham dan kontrol perusahaan terhadap penghimpunan modal.
Perdebatan hukum mengenai token berbasis blockchain ini menarik perhatian para praktisi hukum, termasuk Ashley Ebersole selaku penasihat hukum platform aset dunia nyata tx yang menyatakan bahwa produk tersebut didistribusikan secara offshore.
Pengacara kripto asal Miami, Russell Klein, menilai bahwa penafian dan ketentuan yang jelas dari Robinhood dapat membatasi ruang gerak AMC dalam mengajukan gugatan hukum formal terhadap instrumen derivatif tersebut.
Daniel Lasko selaku penasihat umum di Arcus turut berpendapat bahwa perusahaan publik umumnya tidak memiliki kendali penuh atas cara pihak lain mengemas saham publik ke dalam instrumen keuangan alternatif.
Meskipun OpenAI sempat mengajukan keberatan serupa pada tahun sebelumnya terkait token berlogo perusahaan mereka, Robinhood tetap melanjutkan ekspansi produk tokenisasi saham untuk menjangkau pasar Eropa.
Hingga saat ini, pihak AMC belum mengumumkan secara resmi pengajuan gugatan hukum di pengadilan maupun penyelidikan formal dari Securities and Exchange Commission terkait sengketa token saham ini.