Warga di sekitar kawasan Jebres, Kota Solo, sempat dihebohkan dengan aksi pelarian seekor orang utan bernama Didi dari area Solo Safari pada Selasa sore. Primata berbulu cokelat tersebut berhasil keluar dari kandang pamer atau exhibit yang didesain menyerupai pulau dan melompati pagar pengamanan.
Berdasarkan laporan media, insiden ini langsung menarik perhatian publik mengingat sistem pengamanan yang diterapkan di lembaga konservasi tersebut sejatinya sudah dirancang berlapis sesuai prosedur operasional standar. Pengamanan itu meliputi parit kering, pagar beraliran listrik, hingga danau buatan.
Kurator Satwa Solo Safari, Muhammad Nurhudayanto, memaparkan bahwa Didi diduga memanfaatkan tingkat kecerdasannya yang tinggi untuk keluar dari kandang. Menurutnya, primata tersebut sangat pandai menyembunyikan benda-benda seperti ranting pohon ke dalam tanah agar tidak diketahui oleh para penjaga kandang atau keeper.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kecerdasan orang utan itu setara dengan anak manusia usia enam tahun, jadi dia sangat pandai. Kebetulan Didi ini pintar menyembunyikan sesuatu. Dia tahu kalau dilarang membawa batu atau ranting ke exhibit. Jadi, kadang ranting atau batu itu digali dan dikubur ke dalam tanah agar kami tidak tahu," ujar Tanto saat dijumpai awak media.
Tanto menduga ranting yang disembunyikan tersebut dikeluarkan kembali oleh Didi saat situasi sepi untuk meredam aliran listrik pada pagar. Kendati demikian, pihak manajemen memastikan sistem kelistrikan di kandang tersebut berfungsi normal dan berjanji akan memperketat pengawasan terhadap benda-benda di sekitar satwa ke depannya.