Di tengah teriknya musim kemarau yang melanda wilayah selatan Kabupaten Pemalang, aksi kepedulian ditunjukkan oleh para pelajar yang tergabung dalam Gerakan Pramuka.
Sebagaimana diwartakan oleh Joglo Jateng, Gerakan Pramuka SARWAS 2 Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Pemalang resmi menyalurkan sebanyak 8 tangki air bersih kepada warga yang mengalami krisis air akibat kekeringan pada Rabu (19/8/2026).
Bantuan kemanusiaan ini merupakan buah manis dari program Bumbung Kemanusiaan, yang menjadi rangkaian penutup acara perkemahan Pramuka di Bumi Perkemahan Puri Praja Kencana, Mulyoharjo.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeWakil Ketua Perkemahan SARWAS 2 KWK Pemalang, Titis Nugroho, mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut lahir dari kepedulian para peserta didik yang merelakan sebagian uang saku mereka demi membantu sesama.
"Kami tidak hanya ingin melatih fisik dan kedisiplinan, tetapi juga menumbuhkan kepekaan sosial. Ketika adik-adik Pramuka melihat saudaranya kesulitan, mereka tidak tinggal diam," ujar Titis.
Mengutip laporan media, penggalangan dana ini dilakukan setelah pihaknya mendapati laporan dari BPBD Kabupaten Pemalang mengenai krisis air yang melanda sejumlah wilayah seperti Kecamatan Pulosari, Watukumpul, Belik, dan Bodeh.
Warga di wilayah tersebut diketahui telah berbulan-bulan kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur yang mengering. Kehadiran bantuan tangki air ini pun disambut rasa syukur yang mendalam oleh masyarakat setempat yang merasa sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.