Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Lawatan ini bertujuan untuk meninjau langsung proses penanganan serta pemulihan pascabencana gempa yang mengguncang wilayah tersebut.
Dalam kunjungan ini, Gibran tidak datang sendiri. Ia mengajak perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk turun langsung ke lapangan. Keterlibatan mereka difokuskan untuk memberikan dukungan trauma healing guna memulihkan kondisi psikologis masyarakat yang menjadi korban gempa.
Sebagaimana dikutip dari laporan Liputan6, Gibran menilai bahwa partisipasi generasi muda dalam penanganan bencana sangat krusial. Menurutnya, kepedulian anak muda perlu difasilitasi ke dalam aksi nyata yang relevan dengan bidang keahlian mereka masing-masing sebagai bentuk gotong royong.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAgenda kunjungan Wapres di NTT mencakup peninjauan di beberapa lokasi terdampak bencana serta fasilitas layanan dasar masyarakat, mulai dari Kabupaten Sikka, Manggarai, hingga Manggarai Timur.
Langkah ini diambil di tengah upaya pemerintah yang terus mempercepat distribusi bantuan bagi para korban. Hingga hari kelima pascabencana, pemerintah tercatat telah berhasil mengirimkan total 253 ton logistik ke wilayah terdampak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa distribusi logistik dilakukan secara intensif melalui kombinasi jalur udara, laut, dan darat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan mendesak seperti bahan makanan, tenda, hingga perlengkapan kesehatan.
Pemerintah pun telah mendirikan dua posko utama sebagai pusat koordinasi di Labuan Bajo dan Maumere untuk memastikan bantuan tersalurkan secara merata ke berbagai wilayah terdampak.