Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Biografi H. Rider Haggard, Penulis...
BERITA

Biografi H. Rider Haggard, Penulis King Solomon's Mines dan Pelopor Lost World

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 7 Agustus 2026
Potret H. Rider Haggard penulis King Solomon's Mines dan pelopor Lost World

Potret H. Rider Haggard penulis King Solomon's Mines dan pelopor Lost World

Henry Rider Haggard atau H. Rider Haggard adalah penulis Inggris kelahiran 22 Juni 1856 di Bradenham, Norfolk, yang dikenal lewat novel-novel petualangan romantis berlatar eksotis, terutama di Afrika. Ia juga menjadi pelopor genre sastra Lost World yang mengisahkan penemuan peradaban kuno yang hilang.

H. Rider Haggard menempuh pendidikan di Ipswich Grammar School setelah gagal dalam ujian masuk tentara, lalu dikirim ke London untuk persiapan ujian Foreign Office yang tak pernah ia ikuti. Selama dua tahun di London, ia berkenalan dengan orang-orang yang tertarik pada fenomena psikis, yang kelak mempengaruhi karyanya.

Pada 1875, ayahnya mengirim Haggard ke Afrika Selatan untuk menjadi asisten sekretaris Sir Henry Bulwer, Letnan Gubernur Koloni Natal. Setahun kemudian ia dipindahkan ke staf Sir Theophilus Shepstone dan hadir di Pretoria pada April 1877 saat pengumuman aneksasi Republik Boer Transvaal, bahkan ia yang mengibarkan Union Flag dan membacakan proklamasi.

Kembali ke Inggris pada 1882, Haggard menikah dengan Marianna Louisa Margitson dan menetap di Ditchingham, Norfolk. Ia sempat belajar hukum dan dipanggil ke bar pada 1884, namun lebih banyak menghabiskan waktu menulis novel yang dianggap lebih menguntungkan. Di sinilah ia mulai menulis karya-karya monumentalnya.

King Solomon's Mines hingga She, Karya Legendaris Haggard

H. Rider Haggard sangat terpengaruh oleh para petualang besar yang ditemuinya di Afrika kolonial, terutama Frederick Selous dan Frederick Russell Burnham. Kedua sosok ini menginspirasi penciptaan tokoh Allan Quatermain dalam seri petualangan yang dimulai dengan King Solomon's Mines, yang terbit pada September 1885.

King Solomon's Mines diterima dengan 10 persen royalti daripada £100 untuk hak cipta, dan kesuksesannya diikuti sekuel Allan Quatermain serta novel She dan sekuelnya Ayesha. She dianggap sebagai salah satu klasik sastra imajinatif dengan 83 juta kopi terjual hingga 1965, menjadikannya salah satu buku terlaris sepanjang masa.

Novel-novel Haggard memuat stereotip kolonialisme, namun unik karena simpati terhadap populasi pribumi. Tokoh Afrika sering memainkan peran heroik seperti prajurit Zulu Umslopogaas dan Ignosi, raja Kukuanaland yang sah dalam King Solomon's Mines. Tiga novelnya juga ditulis berkolaborasi dengan Andrew Lang, sahabatnya yang berbagi minat pada alam spiritual.

Selain menulis, Haggard terlibat dalam reformasi pertanian dan menjadi anggota berbagai komisi tentang penggunaan lahan yang menghasilkan Development and Road Improvement Funds Act 1909. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota Parlemen dari Partai Konservatif pada 1895 namun kalah, dan diangkat sebagai Knight Bachelor pada 1912 serta KBE pada 1919.

Topics
h. rider haggard biografi king solomon's mines allan quatermain lost world sastra inggris novel petualangan afrika she penulis
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.