Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa Dokter Tifa, mengaku tidak pernah melihat mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia tersebut menghadiri acara Universitas Gadjah Mada. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dokter Tifa setelah menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 16 Juli 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut Dokter Tifa, di luar perkara hukum yang sedang dilaporkan ini, Jokowi dinilai tidak pernah mengakui dirinya secara aktif sebagai lulusan UGM selama menjabat sebagai pejabat publik. Berdasarkan pengamatannya, ia juga mengklaim bahwa Jokowi tidak pernah datang ke kampus UGM maupun menerima undangan resmi dari pihak universitas tersebut.
"Sudah menjadi pejabat publik selama 10 tahun, tidak pernah mengakui lulusan UGM, tidak pernah ke UGM, dan tidak pernah diundang oleh UGM. Itu adalah sebuah ketidaklaziman pada kampus kami UGM," ujar Dokter Tifa kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Lebih lanjut, Dokter Tifa menjelaskan bahwa kampus UGM biasanya sangat bangga dengan para lulusannya yang berhasil menduduki jabatan strategis, terlebih seorang pejabat publik seperti wali kota, gubernur, hingga presiden. Namun, dari pantauan redaksi di lokasi, Dokter Tifa menegaskan bahwa pihak UGM sama sekali tidak pernah mengundang Jokowi secara formil dan resmi.
Bahkan, ketika acara Dies Natalis UGM yang digelar setiap tahun, Jokowi disebut tidak pernah menampakkan kehadirannya. Padahal, sejumlah tokoh nasional yang juga merupakan alumni UGM, seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, diketahui selalu menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan tahunan tersebut.
"Pada acara Dies Natalis kita itu melakukan perjalanan dari kampus UGM pertama itu selalu ada napak tilas, itu selalu ada pejabat-pejabat, contoh seperti Pak Ganjar Pranowo, selalu hadir setiap tahun, Anies Baswedan selalu hadir setiap tahun," ungkap Dokter Tifa menambahkan.
Dokter Tifa juga menyebutkan nama-nama lain seperti Mahfud MD hingga Roy Suryo yang kerap hadir dalam acara kampus tersebut. Menurutnya, rekam jejak kepemimpinan Jokowi sejak menjadi Wali Kota Solo pada tahun 2005, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden dua periode terkesan minim interaksi resmi dengan almamaternya.
Berdasarkan penuturannya, pengakuan Jokowi sebagai lulusan UGM baru mencuat secara masif pada tahun 2017 saat periode pertama kepresidenannya. Selain itu, Dokter Tifa menyatakan tidak pernah ada catatan atau cerita mengenai Jokowi yang menggelar reuni bersama teman-teman kuliahnya di Balai Kota Loji Gandrung saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.