Operasi Tangkap Tangan yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman menyeret sejumlah pejabat teras kampus. Berdasarkan laporan dari media detikNews, penyidik tidak hanya mengamankan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, tetapi juga membawa Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III.
Mengutip keterangan dari Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dua pejabat kampus yang turut diamankan dalam penindakan tersebut adalah Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo.
Sebagaimana diberitakan oleh media nasional, penangkapan para pejabat perguruan tinggi negeri tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda. Rektor Unsoed ditangkap di Jakarta bersama satu pihak lain, sementara dua wakil rektor beserta belasan orang lainnya diamankan di Purwokerto.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut penjelasan Budi Prasetyo, para pihak yang ditangkap di Purwokerto sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Banyumas. Dari hasil pemeriksaan sementara di daerah, tim penyidik akhirnya membawa tujuh orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif bersama dua orang yang ditangkap sebelumnya.
Dikutip dari keterangan resmi lembaga antirasuah tersebut, penindakan ini berkaitan dengan dugaan suap atau penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Dalam operasi ini, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.