Keresahan warga Buduran, Sidoarjo, terkait minimnya penerangan jalan akhirnya terobati. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat merespons aduan masyarakat mengenai sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi di sepanjang ruas jalan kawasan Buduran.
Keluhan ini bermula dari laporan seorang warga bernama Naura. Saat melintas dari arah Surabaya menuju Buduran pada malam hari, ia mendapati banyak titik lampu padam, mulai dari depan Family Mart di Banjar Kemantren hingga area sekitar Kompi.
Naura sempat mengungkapkan kekhawatirannya karena ruas jalan tersebut masih ramai dilalui kendaraan besar seperti truk hingga larut malam. Kondisi gelap gulita ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi pengendara perempuan yang melintas sendirian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diberitakan oleh RRI, Naura sempat menuturkan, "Untuk pengguna jalan dimohon berhati-hati saat berkendara, apalagi untuk pengguna jalan perempuan, dikarenakan lumayan berbahaya pada malam hari seperti itu".
Menanggapi aduan yang diteruskan melalui program Halo RRI, tim dari Dishub Kabupaten Sidoarjo tidak menunggu lama untuk turun ke lapangan. Kepala Dishub Sidoarjo, Budi Basuki, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung melakukan inspeksi ke lokasi yang dilaporkan warga.
Hasilnya, tim teknis segera diterjunkan untuk melakukan perbaikan dan pemasangan kembali lampu di titik-titik yang padam. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan yang melintas.
"Kami sudah melakukan pengecekan dan langsung menindaklanjuti aduan tersebut dengan melakukan pemasangan lampu penerangan jalan," ujar Budi Basuki kepada RRI Surabaya.
Kini, ruas jalan yang sebelumnya gelap kini kembali terang benderang. Respons cepat yang dilakukan Dishub Sidoarjo ini diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan dan tindak kriminalitas di kawasan tersebut.